Kebebasan dari sengketa tanah dengan TNI AL di pasuruan kecamatan nguling dan lekok

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Saya dari kecil hidup dalam ketidak adilan.dimana tanah yang kami tinggali sekak lahir bahkan sejak nenek moyang kami disini dianggap atau bahkan di rampas oleh tni angkatan laut.

Bagaimana tidak,aturan aturan demi aturan di lontarkan pada kami oleh pihak TNI.yang dimana aturan tersebut di berikan pada warga tanpa kesepakatan warga,seperti contohnya warga dilarang keras membangun rumah,jalan,dan bahkan pasokan listrik pln dilarang masuk.

Kami dari perwakilan warga desa sumber anyar kecamatan nguling kabupaten pasuruan merasa adanya tindak ketidak adilan yang terus menerus disepelehkan oleh pemerintah tanpa penyelesaian dan kemakmuran warga/rakyat.

Kami selalu mendemonstrasikan masalah ini,akan tetapi dari pihak pemerintah selalu menyepelehkan masalah ini.

Kami butuh bantuan saudara saudara disini agar dapat membantu sekaligus mendoakan perjuangan kami mempertahankan bahkan mengembalilan hak milik kami sebagaimana mestinya.

Sudah terlalu lama pemerintah membiarkan kami.kami merasa rakyat indonesia yang tidak bisa merasakan adanya keadilan seperti yang lainnya