Petisi ditutup

Dukung Presiden Jokowi Putus Kontrak Freeport

Petisi ini mencapai 36 pendukung


Freeport dengan sombongnya memberikan ultimatum pada bangsa Indonesia. Mereka meminta kita untuk mematuhi Kontrak Karya dan segala perjanjian yang ada. Bila tidak, mereka mengancam untuk membawa kasus ini ke arbitrase internasional.

Padahal kita tahu persis bahwa Freeport Indonesia telah secara tidak adil mengambil kekayaan bangsa kita. Argumen mereka bahwa sudah memberikan milyaran dolar dana tidak sebanding dengan kekayaan yang mereka keruk dari bumi Papua sana.

Di sisi lain, kemampuan bangsa kita untuk mengelola dan mengolah sumberdaya alam ini juga sudah mumpuni. Kita tahu bahwa perusahaan dan putera-putera terbaik Indonesia juga sanggup mendayagunakan secara mandiri.

Presiden Jokowi telah bersikap tegas selama ini. Pemerintah telah mencoba melakukan negosiasi atas kontrak karya ini. Dan meminta mereka mematuhi perjanjian lanjutan termasuk pembangunan smelter di Gresik serta pembatasan ekspor konsentrat.

Presiden Jokowi juga telah bersikap keras atas ultimatum dari Freeport ini. Dan beliau juga berencana untuk memutuskan kontrak karya Freeport secepatnya.

Karena itu maka kami menyatakan:

  1. Mendukung Presiden Jokowi untuk mengambil sikap tegas pada ultimatum Freeport ini;
  2. Mendukung rencana Presiden Jokowi untuk memutuskan kontrak karya Freeport pada 2017 ini.
  3. Mendukung rencana untuk mengambil alih Freeport dan dikelola oleh perusahaan BUMN Indonesia.

Demikian petisi ini kami buat dengan sesungguh hati untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia.



Hari ini: Ryan mengandalkanmu

Ryan Kurniawan membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Presiden Jokowi: Dukung Presiden Jokowi Putus Kontrak Freeport". Bergabunglah dengan Ryan dan 35 pendukung lainnya hari ini.