Desak Myanmar buka akses bantuan kemanusiaan untuk Rohingya!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 25.000.


Sudah dua pekan sejak tragedi menimpa etnis Rohingya di Myanmar. 400an orang tewas, 2600an desa dibakar, dan 250.000-an orang terlantung-lantung sebagai pengungsi.

Sejak itu pula jutaan orang bersuara untuk keadilan. Bahkan jumlah bantuan dari masyarakat Indonesia mencapai miliaran rupiah. Luar biasa!

Tapi sayangnya, bisa jadi bantuan miliaran itu tidak sampai ke para pengungsi. Hal ini karena pemerintah Myanmar blokir akses bantuan kemanusiaan dari luar.

Dana, bahan pokok, dan bantuan lain dari lembaga-lembaga kemanusiaan berhenti didistribusikan. Akibatnya, ratusan ribu orang terlantar. Tanpa tenda, makanan, obat-obatan, dan keperluan dasar lainnya.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan?

Keputusan Presiden Jokowi mengirim Menlu Retno Marsudi ke Myanmar patut diapresiasi. Ketegangan pun menurun pasca kunjungan. Bukan hanya itu, Menlu Retno juga ke Bangladesh untuk membahas penanganan pengungsi.

Sekarang, Indonesia harus meneruskan kepemimpinannya dalam menyelamatkan pengungsi Rohingya. Kita harus mendesak Myanmar untuk membuka akses seluas-luasnya terhadap bantuan kemanusiaan.

Pemerintah Myanmar telah melampaui batas-batas kemanusiaan. Jika kita diam, kita justru membiarkan ketidakadilan terhadap warga Rohingya berkepanjangan.

Ayo kita tanda-tangani petisi ini untuk lanjutkan tali solidaritas ini kepada korban Rohingya. Jangan sampai bantuan kita sia-sia.

*Petisi ini akan dikirimkan ke Presiden @jokowi.



Hari ini: Amnesty International (indiv) mengandalkanmu

Amnesty International (indiv) Indonesia membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Presiden @jokowi, Desak Myanmar buka akses bantuan kemanusiaan untuk Rohingya! @Portal_Kemlu_RI". Bergabunglah dengan Amnesty International (indiv) dan 18.818 pendukung lainnya hari ini.