Petition update

Presiden Jokowi Akhirnya Ganti Menkes! Tapi, Kita Harus Terus Kawal.

Koalisi untuk Indonesia Bebas COVID19

Dec 22, 2020 — Suara kita akhirnya terdengar! Setelah didesak lebih dari 55 ribu orang, pemberitaan yang gak abis-abisnya tentang kinerjanya yang buruk, akhirnya Presiden Jokowi mencopot menteri kesehatan Terawan!

Tentu saja, ini adalah sebuah kabar yang menggembirakan. Akhirnya, di tahun baru nanti, kita bisa memiliki harapan yang lebih baik, terutama dalam penanganan pandemi ini.

Meskipun ini kemenangan buat kita semua, penandatangan petisi, namun kita tidak boleh lengah, dan harus terus mengawal.

Menkes baru, Budi Gunadi Sadikin, yang sebelumnya Wakil Menteri BUMN, tidak punya latar belakang kesehatan masyarakat. Syarat yang sebetulnya penting dalam menghadapi sebuah pandemi.

Apalagi, ranah kesehatan masyarakat seharusnya bebas dari kepentingan ekonomi besar maupun industri.

Selain itu, ada banyak pekerjaan rumah yang ditinggalkan oleh Terawan yang harus diselesaikan segera oleh Budi G. Sadikin.

Angka testing Covid-19 harus ditingkatkan, perbedaan data antara pusat dan daerah harus dirapikan. Perlindungan terhadap tenaga kesehatan harus ditingkatkan. Angka kasus harian harus ditekan, dan rencana vaksinasi harus serapi mungkin.

Kita semua berharap besar pada Menkes baru. Ayo kita terus kawal, untuk masa depan Indonesia yang bebas dari Covid-19.

Sekali lagi, terima kasih ya, untuk semua yang udah berjuang bersama-sama menyuarakan.

Salam,

Koalisi untuk Indonesia Bebas Covid-19.


Keep fighting for people power!

Politicians and rich CEOs shouldn't make all the decisions. Today we ask you to help keep Change.org free and independent. Our job as a public benefit company is to help petitions like this one fight back and get heard. If everyone who saw this chipped in monthly we'd secure Change.org's future today. Help us hold the powerful to account. Can you spare a minute to become a member today?

I'll power Change with $5 monthlyPayment method

Discussion

Please enter a comment.

We were unable to post your comment. Please try again.