Petition update

Presiden Mau Reshuffle Kabinet? Kami Minta Ganti Menkes!

Koalisi untuk Indonesia Bebas COVID19

Dec 21, 2020 — 

Teman-teman, baru-baru ini kita dengar berbagai media memberitakan rencana Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinetnya. Kabarnya, akan dilakukan minggu ini atau minggu depan.

Kita punya kesempatan nih untuk meminta Presiden Jokowi untuk ganti Menkes Terawan. Terawan terbukti nggak berhasil tangani pandemi dengan baik. 

Angka kasus baru harian dan kematian terus mencetak rekor, angka kesembuhan menurun, ratusan tenaga kesehatan meninggal, testing amburadul, dan rencana vaksinasi belum jelas.

Yuk kita suarakan lagi permintaan kita untuk ganti Menkes! Petisi ini sudah didukung 52 ribu orang. Kalau semuanya ramein lagi petisi ini di medsos, kami yakin Presiden Jokowi akan mendengar. 

Perjuangan kita untuk lawan Covid-19 belum berhenti. Tapi, jika perjuangan ini terus dipimpin Terawan, kami gak yakin kita bakal menang. 

Masih ada banyak persoalan dalam penanganan Covid-19 seperti keterbukaan data vaksin, program vaksinasi, jumlah testing, perlindungan tenaga kesehatan, dan lain-lain. 

Sembilan bulan terakhir harusnya cukup menjadi bukti tidak kompetennya Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan. Menteri Kesehatan yang harusnya jadi aktor utama penyelesaian pandemi malah hilang entah ke mana. 

Yuk, kita terus desak Presiden Jokowi supaya #PutusinTerawan. Bantu sebarkan petisi ini di medsos kalian dengan sebar link change.org/PutusinTerawan ya.

Salam,

Koalisi untuk Indonesia Bebas Covid-19


Keep fighting for people power!

Politicians and rich CEOs shouldn't make all the decisions. Today we ask you to help keep Change.org free and independent. Our job as a public benefit company is to help petitions like this one fight back and get heard. If everyone who saw this chipped in monthly we'd secure Change.org's future today. Help us hold the powerful to account. Can you spare a minute to become a member today?

I'll power Change with $5 monthlyPayment method

Discussion

Please enter a comment.

We were unable to post your comment. Please try again.