Petisi ditutup

Presiden mencabut Tap MPR no II / MPR/2001 dan Tap MPRS Nomor XXXIII/MPRS/ 1967

Petisi ini mencapai 229 pendukung


Dua mantan Presiden kita,yaitu Presiden Soekarno dan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab dikenal Gus Dur, sebagai mantan kepala negara memiliki catatan inskonstitusional yang melekat sebagai bani adam (anak manusia). Kemelekatan tersebut tertuang dalam Tap MPRS no XXXIII/MPRS /1967 tentang pencabutan kekuasaan pemerintahan negara dari Presiden Soekarno, dan Tap  MPR no II/MPR/2001 tentang pemberhentian Gus Dur.

Tap MPRS no XXXIII/MPRS/1967 perlu dicabut sebab  semua tuduhan yang ada didalamnya terbukti invalid.Begitu pula Tap MPR no II/MPR/2001 juga di cabut sebab Gus Dur tidak pernah melanggar konsti­tusi dan tidak layak di-impeach oleh MPR.

Hal ini penting, agar generasi mendatang tidak bingung dan heran dengan seorang pelanggar konstitusi kok bisa jadi pahla­wan.

Langkah ini,  penting karena para pengambil keputusan masih hidup. Di antaranya Amien Rais, Ginanjar Kartasasmita, Akbar Tanjung dan lainnya, untuk dimintai ket­erangan terkait putusan mereka, hingga menjatuhkan impeach­ment kepada Gus Dur.

Dicabutnya kedua Tap MPR ini menunjukkan kepada dunia bahwa setiap Presiden Republik Indonesia tidak memiliki dosa sejarah atau beban sejarah yang melekat sebagai anak Adam.Sebab Tap MPR adalah politik yang dibuktikan dengan berlangsungnya sejarah,bukan pidana perdata yang menyangkut hak anak adam.



Hari ini: Eko mengandalkanmu

Eko Ahmadi membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "PRESIDEN JOKO WIDODO: Presiden mencabut Tap MPR no II / MPR/2001 dan Tap MPRS Nomor XXXIII/MPRS/ 1967". Bergabunglah dengan Eko dan 228 pendukung lainnya hari ini.