Peraturan Menteri (Permen) Nomer P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 Rahmat atau Musibah?

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Peraturan Menteri (Permen) Nomer P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018  Rahmat atau Musibah?

Sangat Hangat di minggu ini baik media massa online atau offline memuat daftar burung2 yang dilindungi lewat Permen No.P 20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 sliweran di setiap media massa

Permen ini diputuskan tanpa melibatkan stakeholder lain yaitu para pelestari/penangkar rumahan yg selama ini berjuang sendiri mati-matian mengembangkan jenis burung seperti murai batu(kucica hutan), Cucak rawa ,Cucak hijau(Cica Baun Besar),Jalak Suren.Tanpa ada pemberitahuan permen ini menjadi bomerang bagi para pelestari rumahan atau penangkar2 kecil sebagai motor ekonomi kerakyatan,Bagaimana tidak?Burung2 yang Mereka Ternakan yang tadinya legal menjadi ilegal.Yang Tadinya syah kepemilikannya menjadi tidak syah.Saya Sebagai Orang yang bergerak di Dunia kican mania Indonesia merasa peduli menyampaikan ini di karenakan burung2 yg saya sebut tadi sebelum di lindungi sudah banyak ditangkarkan dan dikembang biakkan.Tanpa mengurangi rasa Hormat saya kepada Ibu Menteri Siti Nurbaya Bakar,Saya memohon kalau memang permen ini dibuat untuk kelestarian Tolonglah beri kemudahan para penangkar2 kecil untuk mendapatkan ijin penangkaran gratis sebagai penggerak ekonomi kerakyatan tentunya dengan validasi dari pihak2 yg berwenang dalam hal tersebut.Kiranya Ijin penangkaraan ini menjadi sebuah penghargaan pemerintah kepada pelestari2 Rumahan.Semoga Petisi Saya ini bisa menjadi perhatian buat Ibu Menteri.Atas Perhatian Ibu Menteri saya banyak ucapkan Terimakasih.Wassalam



Hari ini: Budi mengandalkanmu

Budi Yanto membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Presiden Joko Widodo: Peraturan Menteri (Permen) Nomer P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 Rahmat atau Musibah?". Bergabunglah dengan Budi dan 15 pendukung lainnya hari ini.