Lockdown Jabodetabek Sekarang!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Lockdown Sekarang!

Kepada Yth Presiden Republik Indonesia,

Izinkan kami mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Ibunda Bapak, semoga amal
ibadah Beliau dapat diterima dan dosanya diampuni Allah SWT.

Akhir-akhir ini kami melihat situasi kasus Covid-19 di Indonesia, secara umum situasi seperti
dibawah ini:
1. Peningkatan tren yang eksponensial dengan rasio kematian 7.3% diatas rata-rata dunia
yangs sekitar 3%
2. 6 orang tenaga medis spesialis sudah terkena Covid-19 dan meninggal dunia, hal ini selain dapat menyebabkan cross-infection juga dapat mengurangi tenaga medis yang dapat menyembuhkan penyakit.
3. Kebijakan jaga jarak sosial kurang dipedulikan masyarakat, dimana masih banyak masyarakat yang jalan-jalan dan pulang kampung, disisi lain kebijakan ini juga membawa ketidak-adilan bagi pekerja harian dan pekerja informal karena mereka terpaksa keluar rumah untuk mencari makan.
4. Kurangnya fasilitas alat kesehatan, infrastruktur kesehatan dan tenaga kesehatan. Sebagai gambaran, Italia yang memiliki fasilitas kesehatan publik terbaik kedua di Eropa kewalahan sementara RI hanya memiliki 1/10 dari Italia atau 12 tempat tidur per 10.000 dan terpusat di kota-kota besar.
5. Wilayah Jabodetabek sudah menjadi epicentrum penyebaran Covid-19 ke daerah-daerah
lain di Indonesia.
6. Situasi seperti ini jika terus berlanjut, dikhawatirkan akan terjadi ledakan jumlah penderita covid19 dimana sistem kesehatan kita tidak akan sanggup lagi menanganinya.

Maka dari itu kepada Presiden Republik Indonesia kami menuntut agar:
1. Segera melakukan Lockdown Jabodetabek, sebagai episentrum wabah Covid-19 dengan menerapkan Karantina Wilayah seperti diatur dalam UU no. 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.
2. Selama dalam Lockdown ( Karantina Wilayah), meminta Pemerintah Pusat untuk:
a. Menjamin kebutuhan pokok dasar masyarakat yang berada di wilayah Lockdown.
b. Memberikan insentif keuangan kepada masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap.
c. Menjamin keamanan tenaga medis dengan perlengkapan medis yang memadai.
d. Meningkatkan ketersediaan fasilitas kesehatan. Memaksa pihak jasa keuangan dan
perbankan untuk menangguhkan jadwal pembayaran semua cicilan kendaraan dan properti dari masyarakat terdampak.

Demi Tuhan dan Bangsa,

Atas nama Masyarakat Jabodetabek

Dwi Sawung (warga Bekasi)
Hanief Adrian (warga Tangerang Selatan)