PRAKTIKUM TETAP BAYAR, LABORATORIUM TIDAK DIPAKAI

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Pendemi virus corona belum juga mereda, bahkan Jakarta sendiri telah menyatakan untuk memperpanjang PSBB hingga waktu yang belum ditentukan. Virus Corona berdampak terhadap sendi-sendi kehidupan masyarakat, tak terkecuali sektor pendidikan.

Universitas Indraprasta PGRI sejak bulan maret memberlakukan perkuliahan daring. Namun, dalam pelaksanaannya masih menghadapi kendala. Salah satunya adalah pelaksanaan mata kuliah praktikum, yang biasanya dilakukan di lab (laboratorium) dengan menggunakan fasilitas kampus.

Mata kuliah praktikum ini adalah mata kuliah khusus yang menggunakan fasilitas kampus. Setiap mata kuliah praktikum harus bayar, mulai dari 75rb per mata kuliah hingga 100rb. Uang tersebut dialokasikan untuk penggunaan fasilitas kampus selama pelaksanaan kuliah oleh mahasiswa.

Dari semester genap lalu, hingga semester ini pihak kampus belum juga menentukan kebijakan terkait mata kuliah praktikum. Apakah dilakukan online? Atau tetap dilaksanakan offline?. Alih-alih menentukan kebijakan yang meringankan mahasiswa, kampus justru tetap memberlakukan pembayaran mata kuliah praktikum tersebut. Padahal, sejauh ini mahasiswa enggak bisa menggunakan fasilitas kampus untuk menunjang perkuliahan praktikum karena terhambat virus corona.

Oleh sebab itu, butuh kepastian kebijakan yang memang benar-benar menguntungkan mahasiswa. Maka, kami menuntut kepada Universitas Indraprasta PGRI untuk :

- Peniadaan praktikum karena mengingat kondisi yang tidak memungkinkan
- Gratiskan kewajiban pembayaran praktikum
- Mengalokasikan uang praktikum bagi mahasiswa yang sudah bayar