Mengecam keras tindakan oknum kepolisian kepada massa aksi di depan kantor Bupati Pamekasa

0 telah menandatangani. Mari kita ke 10.000.


Tindakan represif aparat dapat merusak citra dan nama besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, berikut kekerasan yang dilakukan aparat kepolisan Polres Pamekasan kepada aktivis penolak tambang yang terjadi di depan kantor Bupati Pamekasan kamis 25-Juni-2020. Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dari aspek manapun, baik hukum budaya dan sosial. Sikap dan perbuatan bak preman tersebut dianggap telah melanggar kode etik dan aturan disiplin anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Aparat kepolisian seharusnya memberikan jaminan perlindungan bagi masyarakat yang hendak menuntut hak-hak konstitusional, bukan justru malah memberikan teror verbal. Slogan istimewa kepolisian yang harus bersikap melindungi, mengayomi, melayani masyarakat harus diterapkan .Dengan ini kami menuntut proses pemecatan anggota, serta mengecam aksi brutal aparat kepolisian yang terlibat dalam pengamanan untuk segera diproses sesuai mekanisme dan prosedur kepolisian. 

TINDAK TEGAS OKNUM PELAKU KEKERASAN DI LINGKUNGAN KEPOLISIAN