Mosi tidak percaya pada Arteria Dahlan dan Masinton Pasaribu

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Narasi di acara TV talkshow belakangan ini, terakhir di acara mata Najwa Trans7 oleh kedua anggota DPR ini, terasa menyakitkan. Apa yang dipertontonkan adalah sikap arogansi karena merasa terpilih sebagai wakil rakyat, tetapi melecehkan suara rakyat yang disuarakan oleh mahasiswa maupun yang terbukti dari hasil survey LSI. Sebagai wakil rakyat harusnya mereka kau mendengar tidak arogan, se olah-olah sesudah terpilih mereka bisa berbicara dan bertindak semaunya sendiri, mengabaikan pendapat rakyat, berbagai ahli, maupun kebenaran dan pilihan terbaik untuk rakyat.     Kita tidak perlu wakil rakyat yang tidak mau mendengar. Wakil rakyat yang mewakili dirinya sendiri dan menutup telinganya atas keluh kesah dan pendapat rakyat. Bahkan tidak mau tahu bahwa ada mahasiswa yang menjadi korban, yang sekedar menyuarakan pendapat dan hati nuraninya. Apa mahasiswa harus terus turun ke jalan dan menduduki DPR  baru wakil rakyat itu membuka telinga nya?? Pimpinan partai harus berani mengoreksi anggota DPR serupa jni. 

Dengan hanya mengantongi 86 ribuan suara, seperti yang dikemukakan Masinton Pasaribu, Ia sudah sesumbar tidak perlu mendengarkan ratusan ribu mahasiswa di berbagai kota.Entah berapa suara yang diraih oleh Arteria Dahlan, Ia dengan sombongnya berkata kasar kepada Prof. Emil Salim dan melecehkan Ferry Amsyari sebagai bukan ahli yg pantas untuk bicara. Adab yang diperlihatkan tidak mendidik dan memberi pencerahan bagi publik. Saya dan sebagian besar rakyat rasanya tidak mau mempunyai wakil serendah ini. Kami menolak dan tidak percaya wakil rakyat seperti Arteria Dahlan dan Masinton Pasaribu