ALIANSI KBM UAD MENGGUGAT!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Aktifkan Perkuliahan dan Berikan Kami Kejelasan Pengurangan Pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).


Sejak diberlakukannya Surat Edaran Nomor 26 Tahun 2020 Tentang Perpanjangan Masa Work Home dan Kuliah Online Universitas Ahmad Dahlan atas pertimbangan informasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sehingga Pimpinan Universitas Ahmad Dahlan mengambil sikap untuk memperpanjang perkuliahan serta ujian akhir semester (UAS), masa akademik, dan perkantoran diperpanjang sampai dengan 31 Juli 2020. Seiring berjalannya waktu yang sudah jalan hampir Enam bulan ini, timbul banyak keresahan dari kalangan Mahasiswa baik yang menetap di kota Yogyakarta maupun yang mudik dikarenakan ketidaksiapan membayar uang SPP dan belum siap untuk mengikuti Ujian Akhir Semester.


Maka dirasa perlu setelah menimbang hasil Audiensi yang dilakukan pada tanggal 12 Mei 2020 hingga sampai saat ini belum ada informasi dan kepastian mengenai pengurangan pembayaran SPP bagi mahasiswa sebelum Ujian Akhir Semester dilaksanakan. Belum lagi ada beberapa Informasi dari Pemerintah pusat mengenai penerapan New Normal untuk Empat Provinsi dan 25 Kabupaten dan kota yang akan mengaktifkan tempat perbelanjaan seperti Mall atau tempat perbelanjaan berskala besar.


Sehingga dianggap perlu bagi kami KBM Mahasiswa Universitas Ahmad dahlan untuk menyampaikan Seruan hal-hal sebagai berikut :

  1. Menghimbau agar Perkuliahan diaktifkan kembali (Sebelum Ujian Semester Akhir) seperti biasa namun harus menerapkan pembatasan kuantitas dalam kelas.
  2.  Menuntut Pemotongan SPP 25-30% mengingat kondisi ekonomi Nasional sedang menurun.
  3. Mencabut Surat Edaran Nomor 26 Tahun 2020 karena di dalam Surat Edaran tidak membahas sama sekali terkait pemotongan SPP.
  4. Memberikan kejelasan Informasi Lisan maupun Tulisan dari Pimpinan Universitas Ahmad Dahlan mengenai pengaktifan perkuliahan sebagaimana yang dimaksud dalam poin satu.
  5. Mengabulkan seluruh Seruan seperti yang telah disampaikan di atas.

Yogyakarta, 29 Mei 2020