SEKDA BONDOWOSO SAIFULLAH WAJIB KOMITMEN MAJUKAN BONDOWOSO ! JIKA TIDAK...

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Yth. Bupati Bondowoso

Saya disini sebagai warga Bondowoso telah melihat perkembangan Kabupaten Bondowoso yang mulai meninggalkan Kategori daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) sesuai dengan Perpres No. 131 tahun 2015. 

Dilihat dari berbagai macam penghargaan dan capaian yang telah dicapai oleh Kabupaten Bondowoso seperti : 

  1. Penghargaan Otonomi Award atas inovasi Getar Desa tahun 2018
  2. Predikat BB SAKIP Award tahun 2018
  3. Predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas Laporan Penyerahan Keuangan Daerah TA 2018
  4. Juara 1 Penghargaan Pembangunan Daerah terbaik kategori kabupaten Se- Jawa Timur tahun 2019
  5. Inovasi E - Baca oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Bondowoso
  6. Inovasi aplikasi SAID Bondowoso
  7. Inovasi OSS untuk kemudahan perijinan di Bondowoso
  8. Inovasi aplikasi Tape Manis oleh Polres Bondowoso 
  9. Perolehan Predikat Kota Layak Anak kategori Madya tahun 2019
  10. Perolehan Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019
  11. dan sebagainya

Oleh karenanya, Kabupaten Bondowoso sudah dalam tahap meninggalkan kategori predikat 3T. Dengan prestasi tersebut, dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari Dinas/ Instansi daerah (OPD), masyarakat, legislatif, swasta, eksekutif dan sebagainya, untuk mendorong prestasi - prestasi di Bondowoso yang sesuai dengan visi misi MELESAT.

Selasa (30/07) diadakannya Pelantikan Sekretaris Daerah Bondowoso atas nama H. Saifullah S.E., M.Si menggantikan Pj. Sekda Bondowoso Agung Trihandono. Tersebar di berbagai lini media massa, media cetak, media sosial bahwa sikap tidak beretika Sekda baru Bondowoso yang mengancam kondusivitas masyarakat Bondowoso.

Ditambah lagi polemik masalah pelantikan yang cenderung dipermasalahkan akibatnya tersebar rekaman Sekda Saifullah yang mengancam ASN BKD, dan Kepala Dinas BKD Kab. Bondowoso Ini Rekaman Sekda Mengancam ASN BKD. Sehingga berakibat Kepala Dinas BKD Bondowoso dan sejumlah ASN mundur dari posisinya Lihat disini tentang Berita Pengunduran diri Kepala Dinas BKD Bondowoso dan ASN

Akhirnya tersebar dimana mana pemberitaan mengenai polemik perilaku Sekda Saifullah hingga ditanggapi langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso yang terekam dalam video ketika ditanya wartawan. Akan menyolidkan sejumlah OPD agar masalah ini tidak terulang kembali. Sehingga berdampak pada gaduhnya Kabupaten Bondowoso. 

Seharusnya seorang pejabat pemerintahan haruslah menjadi panutan dengan bersikap sabar, jujur, dan amanah. Dengan menunjukkan kinerja sesuai dengan Revolusi Mental Presiden Jokowi. Seorang sekda harus menjadi panutan ASN bukan menjadi biang ketakutan para ASN. 

Melalui petisi ini, kita meminta untuk Bupati Bondowoso, Wakil Bupati Bondowoso, Ketua DPRD Kab. Bondowoso

  1. Mempertimbangkan aspirasi masyarakat bahwa dalam pemilihan pejabat, Bupati harus berkonsultasi dengan berbagai pihak terkait termasuk dengar aspirasi masyarakat dan harus memperhatikan kapasitas,kapabilitas,kecakapan dan juga perilaku yg dapat menjadi tauladan (attitude)
  2. Jika perlu Sekda Saifullah harus melakukan klarifikasi dan meminta maaf pada warga Bondowso yang telah terganggu kondusivitasnya. 
  3. Sekda Saifullah harus berperilaku sesuai dengan etika ASN dan tidak lagi bersikap arogan, karena sikap tersebut tak cocok diterapkan di Bondowoso. Tegas boleh tetapi arogan jangan !
  4. Sekda Saifullah harus berkomitmen untuk segera melakukan reformasi birokrasi dikalangan Dinas/ Instansi Daerah Bondowoso secepatnya. Berkoordinasi dengan Bupati dan Wakil bupati serta OPD dengan baik. Menertibkan pungli, stop jual beli jabatan, dan mengedepankan prestasi untuk pembangunan Bondowoso sesuai visi misi MELESAT.
  5. Mempertimbangkan aspirasi masyarakat, jika Sekda Saifullah tidak berkompetn  atau berkomitmen memajukan Bondowoso. Bupati Bondowoso harus mencopot dari jabatan sekda Bondowoso