Kemenangan

Perpanjang Jangka Waktu Pengerjaan Skripsi!

Petisi ini membuat perubahan dengan 179 pendukung!


Halo teman-teman seperjuangan.

Sehubungan dengan rilisnya memo terbaru dari Ketua Program Studi (Prodi) Jurnalistik Universitas Multimedia Nusantara tanggal 26 Maret 2020 dengan poin sebagai berikut:
1. Mahasiswa melakukan perkuliahan, bimbingan skripsi, dan bimbingan magang secara daring (online) untuk mengurangi aktivitas di tempat umum (social distancing).
2. Seluruh mahasiswa membatalkan semua kegiatan pengumpulan data di lapangan dan menggantinya dengan riset/survey/observasi/wawancara secara daring (online). Mahasiswa diminta mencari alternatif desain karya jurnalistik dan/atau naskah ilmiah/akademik sehingga tidak perlu melakukan kegiatan di tempat umum. Alternatif desain karya jurnalistik yang dimaksud di bagian ini mencakup, namun tidak terbatas pada, eksplorasi bentuk-bentuk karya yang sedang dikerjakan dan penggantian format/klaster/sub-klaster.

Juga beberapa keluhan dari mahasiswa Prodi Jurnalistik dan Ilmu Komunikasi sebagai berikut:
1. Kesulitan menghubungi narasumber yang menjalani kesibukan work from home (WFH) di tengah pandemi.
2. Bagi mahasiswa yang menyusun skripsi berbasis karya, jadwal acara yang telah disusun harus diundur tanpa kepastian yang jelas atau sampai pandemi berakhir.
3. Kesulitan beraktivitas di tempat terbuka yang mengakibatkan peminjaman studio dan janji syuting menjadi terhambat.
4. Kesulitan menghubungi dosen pembimbing secara online; entah karena slow respond, tidak ada kabar, atau jadwal bimbingan yang diundur/dibatalkan sepihak tanpa kabar.

Kami, mahasiswa Prodi Jurnalistik dan Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara ingin mengajukan perpanjangan masa pengerjaan skripsi atau penambahan kloter pengumpulan skripsi di pertengahan bulan Juni 2020 dengan argumen sebagai berikut:
1. Keterlambatan pihak Prodi dalam mengeluarkan daftar nama dosen pembimbing membuat proses pengerjaan skripsi terhambat. Nama-nama baru dikeluarkan via surel resmi universitas tanggal 24 Februari 2020, di mana seharusnya nama-nama tersebut sudah bisa dikeluarkan sejak tanggal 27 Januari 2020 saat hari pertama dimulainya perkuliahan. Memang, mahasiswa Ilkom sudah mendapat informasi nama dosen pembimbing sejak tanggal 4 Februari, sedangkan mahasiswa Jurnalistik sudah mendapat informasi serupa sejak tanggal 13 Februari. Namun, informasi ini didapat karena mahasiswa yang aktif sendiri mencari informasi dan menyebarkan informasi tersebut ke mahasiswa lain lewat group chat angkatan di aplikasi LINE. Dengan penetapan pengumpulan skripsi di tanggal 6 Mei 2020, kami hanya memiliki 12 minggu untuk mengerjakan skripsi.
2. Dengan waktu pengumpulan tinggal satu bulan, mahasiswa yang tidak bisa menggunakan metode penelitian atau karya tertentu dihimbau untuk mengganti metode penelitian atau bentuk karya. Waktu ini dirasa terlalu singkat, mengingat banyak yang harus disiapkan dalam menyusun konsep, laporan ilmiah, dan melaksanakan penelitian.

Salah satu mahasiswa Jurnalistik sudah pernah mengontak Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi Jurnalistik lewat aplikasi WhatsApp, namun sampai sejauh ini belum ada tanggapan dari kedua belah pihak.

Kami tahu kondisi pandemi ini tidak dapat diprediksi dan dihindari. Namun, apakah pihak universitas tidak bisa memberikan kompensasi kepada mahasiswanya? Kami sedang berusaha memberikan yang terbaik. Tolong hargai usaha kami yang telah menyusun konsep skripsi dan karya berbulan-bulan lamanya. Jangan biarkan kami lulus dengan kekecewaan.

You can be the good guys.

 

Salam,
Kami yang sedang berjuang



Hari ini: Lusia Auliana mengandalkanmu

Lusia Auliana Purnama membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Perpanjang Jangka Waktu Pengerjaan Skripsi!". Bergabunglah dengan Lusia Auliana dan 178 pendukung lainnya hari ini.