Tunda penutupan gerbang tol Karang Tengah atau gratiskan biaya tol Jakarta - Tangerang

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Mulai tanggal 9 April 2017, pengelola jalan tol Jakarta - Tangerang Jasa Marga menutup gerbang tol Karang Tengah.  Hal ini berarti sudah tidak ada lagi transaksi di gerbang Karang Tengah, dan transaksi pembayaran dilakukan di gerbang keluar jalan tol untuk arah yang menuju Tangerang dan di gerbang masuk jalan tol untuk yang menuju Jakarta.  Berdasarkan pengamatan penulis, banyak gerbang tol pengganti yang belum lengkap atau belum siap untuk dioperasikan, sehingga menyebabkan kemacetan luar biasa di daerah sekitar pintu masuk gerbang tol di Alam Sutera, Tangerang, Karawaci, dan Bitung.  Kemacetan luar biasa juga terjadi sebelum gerbang keluar di Alam Sutera, Tangerang, Karawaci, dan Bitung.

Akibat kemacetan ini penduduk di keempat daerah tersebut terkena imbasnya, meskipun mereka tidak menggunakan jalan tol.  Sebagai contoh: waktu tempuh dari Lippo Karawaci Sentral ke Lippo Karawaci Utara yang sebelumnya hanya membutuhkan waktu 15 menit, sekarang harus ditempuh minimal 1 jam akibat antrian masuk tol yang mengular sepanjang beberapa kilometer di dalam area perumahan!

Oleh karena itu, kami menuntut pihak Jasa Marga agar:
1. Menunda penutupan gerbang Karang Tengah dan pengoperasian gerbang tol yang belum lengkap di daerah perumahan;
ATAU
2. Bila gerbang Karang Tengah tetap ditutup, menggratiskan biaya tol dari dan ke Alam Sutera, Tangerang, Karawaci, dan Bitung sampai seluruh gerbang tol pengganti sudah lengkap dan siap dioperasikan.

 

 



Hari ini: Djoharli mengandalkanmu

Djoharli Samsudin membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Pengelola tol Jasa Marga: Tunda penutupan gerbang tol Karang Tengah atau gratiskan biaya tol Jakarta - Tangerang". Bergabunglah dengan Djoharli dan 7 pendukung lainnya hari ini.