Selamatkan SMAK Dago, Selamatkan Pendidikan Indonesia dari Mafia Tanah!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Diduga sekelompok mafia tanah mencoba merenggut lembaga pendidikan yang telah mencetak ilmuwan kebanggaan Indonesia sekaligus Guru Bangsa: BJ Habibie.

SMAK Dago teraniaya. Nasib lembaga pendidikan yang seharusnya terlindungi justru digerogoti oleh haus kekuasaan diduga sekelompok mafia tanah berjubah Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK). Harta dan kepentingan menumpuk kekayaan secara tega menggilas nasib generasi bangsa di SMAK Dago!

Zalim. Demi harta, bahkan hukum pun dipermainkan. Menipu fakta bahwa SMAK Dago adalah aset nasionalisasi yang secara konstitusi hak penuh negara. Bukan lantas PLK tiba-tiba mengklaim sebagai ahli waris.

Demi kekayaan, hukum dipecundangi. Berdalih sakit lantas dua terdakwanya Edward Soeryadjaya dan Maria Goretti Pattiwael tak pernah hadir di sidang pidana akibat menggunakan keterangan palsu Akta Notaris Nomor 3/18 November 2005 demi mengaku ahli waris kemudian merampas SMAK Dago!

Hey, semua orang sama di mata hukum! Kalian, Edward Soeryadjaya dan Maria Goretti Pattiwael: Dokter dan rumah sakit tidak pernah menyatakan kalian sakit permanen. Bahkan sebetulnya kalian berdua bisa hadir di sidang dengan bantuan ahli medis.

Jangan berdalih dari dugaan kejahatan kalian yang ingin merampas SMAK Dago!

Buka mata: SMAK Dago adalah aset nasionalisasi. Kebanggan negara. Jangan rampas hak pendidikan dan pecundangi negara!

Selamatkan SMAK Dago, selamatkan masa depan generasi bangsa, selamatkan keberlangsungan aset nasionalisasi kebanggaan Indonesia, jangan biarkan aset nasionalisasi lain di Republik ini terampas oleh para mafia!

Ayo dukung dan tanda tangani petisi ini sebagai bukti kecintaan kita pada Merah Putih dan bentuk perlawanan terhadap sikap tamak mafia tanah!



Hari ini: Forum Peduli Aset Negara mengandalkanmu

Forum Peduli Aset Negara membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Pengadilan Negeri Bandung: Selamatkan SMAK Dago, Selamatkan Pendidikan Indonesia dari Mafia Tanah!". Bergabunglah dengan Forum Peduli Aset Negara dan 25 pendukung lainnya hari ini.