Save Planetarium Cikini!!!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Dikutip dari kumparan.com (https://m.kumparan.com/@kumparannews/tak-ada-suku-cadang-pertunjukan-di-planetarium-jakarta-terancam-mati

“Imbas kurangnya perawatan perangkat adalah kami hanya bisa melakukan dua kali pertunjukan dalam sehari dan itu sering menjadi keluhan dari masyarakat. Padahal, dulu dalam sehari bisa sampai tujuh kali pertunjukan. Tentu kalau tidak dirawat sebagaimana mestinya, lama-lama bisa rusak permanen,” tambah Eko.

Eko mengatakan, selama ini pihaknya berusaha menjalin komunikasi dengan perusahaan teknologi Carl Zeiss agar permasalahan perawatan suku cadang menemukan titik terang.

 
“Perwakilan Carl Zeiss Asia Tenggara yang berpusat di Kuala Lumpur, Malaysia, sudah datang ke Jakarta. Kami baru membahas kesulitan-kesulitan yang dihadapi selama ini, namun belum pada pencarian solusi. Tapi mereka berusaha akan membantu,” ujarnya.

 
Eko mengaku prihatin dengan kondisi Planetarium dan Observatorium Jakarta saat ini mengingat perannya yang sangat penting. “Sedih juga ya karena selama ini semua juara olimpiade sains baik nasional maupun internasional pasti melewati gemblengan dari Planetarium,” katanya.

Tentang Planetarium Cikini https://intisari.grid.id/amp/031599859/planetarium-jakarta-wisata-edukasi-mengenal-lebih-dekat-tata-surya?page=all