Hentikan PACUAN KUDA MENGGUNAKAN "JOKI CILIK" UMUR 8 SAMPAI 12 TAHUN

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Pacuan KUDA Yang Terjadi di NTB Menggunakan JOKI CILIK (Anak Berumur 8 Sampai 12 Tahun).

Beberapa hari yang lalu, tragedi menimpa JOKI CILIK berusia 10 yaitu dia terjatuh dari dan di injak oleh Kuda sehingga dia meninggal dunia.

Ini harus dihentikan, karena setiap tahunnya selalu kena korban luka luka bagi para JOKI CILIK.

Pacuan Kuda Menggunakan JOKI CILIK telah berlangsung lama dan dianggap budaya.

Seharusnya BUDAYA Seperti harus dihilangkan. Bukan PACUANNYA tapi JOKINYA.

Dalam Hal ini, saya pembuat petisi meminta dukungan agar pembangku kebijakan mengambil sikap dan tindakan sesegera mungkin menghentikan penggunaan JOKI CILIK Dalam Pacuan Kuda Tradisional.

Petisi ini di buat Demi Kemanusiaan. Demi melindungi hak-hak Anak.

Jika kita tidak memulai sekarang, lalu kapan lagi kita punya kesempatan.?

Apa kita harus menunggu puluhan nyawa lagi yang meninggal baru kita berani bersuara lantang.

Apa kita harus terus menerus mengorbankan anak-anak tak berdosa, anak-anak yang masih sangat lugu, demi menerus hobbi yang mengatasnamakan budaya ini.?

LPA Sudah berbicara bahwa ada eksploitasi anak dalam Pacuan Kuda JOKI CILIK. Tapi mereka masih bersikukuh mengatakan ini budaya yang harus dilestarikan.

Di tengah DUKA KORBAN Meninggal Dunia, Pacuan Kuda dengan JOKI CILIK saat ini (sangat petisi ini dibuat) masih berlanjut.

Petisi ini demi Nurani Kita, Demi Kemanusiaan Kita untuk anak-anak kita, adek-adek kita yang tidak mengerti tentang bahaya tapi seolah terpaksa menjadi Joki.

Ada ketakutan di mata Mereka..!!

Hentikan PACUAN KUDA JOKI CILIK Demi KEMANUSIAAN..!!