Waspada Corona Virus Outbreak & Dukung Pemerintah Untuk Berbuat yang Terbaik

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Simpati terdalam kami sampaikan kepada korban outbreak Wuhan corona virus yang sampai hari ini 29 Jan 2020 mencapai 131 kasus dengan jumlah tertular diatas 5 ribu.
Berbagai negara telah melaporkan penularan virus tersebut, puji syukur bahwa belum ada kasus penularan di Indonesia walaupun hal ini bukan berarti negara kita imun, kewaspadaan tinggi dan langkah-langkah bijak untuk mencegah penularan virus ini sangat kita harapkan dari pemerintah Indonesia, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia.


Dengan kemampuan yang kita miliki, dengan situasi ekonomi saat ini, kita harus sadar bahwa

1. China yang notabene lebih kuat secara ekonomi, sentralisasi komando, memiliki kelengkapan peralatan & pengetahuan medis, dengan rakyat yang sehat ternyata terbukti masih kewalahan menanggulangi wabah ini. Tidak terbayangkan jika hal ini menimpa negara kita, seharusnya kita mulai berbenah dengan tidak mengambil risiko lebih besar mengingat kondisi economi-socio-politik kita saat ini.

2. Keganasan virus ini telah terbukti bisa menular saat pasien belum merasakan gejala nya, yang artinya orang yang terinfeksi tidak sadar telah menjadi media penular yang tidak bisa terdeteksi thermo scan di bandara sehingga kemungkinan untuk menular dengan cepat jauh lebih besar di luar daerah epicenter nya.
Kasus di Jepang, Taiwan & Vietnam di mana penderita sama sekali tidak melakukan perjalanan ke China menjadi penanda akan besarnya potensi epidemi di seluruh dunia.
http://bit.ly/37CyQH0
http://bit.ly/37CyP5U

3. Adalah wajar setiap negara lebih melindungi masa depan warga nya dibanding warga negara lain, jika wabah ini terjadi di negara kita, sangat mungkin dan bisa dimengerti jika China dan negara tetangga kita melakukan penutupan akses-akses arus manusia sehingga penularan wabah tsb hanya terjadi di negara kita. Demikian pula sebaliknya, jika kita menutup akses arus manusia dari negara terdampak virus, itu akan bisa dipahami sebagai hak negara kita untuk melindungi kepentingan dalam negeri kita.

http://bit.ly/2GvPdt5 

4. Jika penularan penyakit juga ditentukan oleh kondisi iklim, genetik dan gaya hidup, kasus di Thailand, Malaysia, Singapore, Sri Lanka seharusnya membuat kita lebih waspada, karena mereka berada di zona tropis dan kita juga mempunyai saudara yang sangat dekat hubungan genetiknya dengan korban virus ini.

Mengingat pertimbangan diatas, berpijak pada terbatas nya pengetahuan & kemampuan dunia saat ini untuk mencegah penyebaran virus ini lebih jauh sehingga cara containment seperti nya paling efektif dengan konsekuensi minimal, dengan ini kami memberanikan diri untuk mengajukan petisi, menghimbau kepada pemerintah & rakyat Indonesia guna:

1. Melakukan penutupan sementara atas akses imigrasi manusia dari & ke China secara keseluruhan sampai kita melihat keberhasilan progress China dalam menanggulangi bencana ini.

2. Mendorong pemerintah secara aktif untuk melakukan screening, pemantauan dan mengunjungi orang-orang yang pernah ke China semenjak Desember 2019.

3. Kepada masyarakat yang pernah ke China pada Desember 2019- sekarang untuk sementara waktu tinggal di rumah, menghindari tempat-tempat umum, menjaga kesehatan dirinya, melaporkan diri ke instansi kesehatan terdekat jika timbul gejala khas virus ini (demam, panas, batuk, pilek, sesak), hingga masa inkubasi 14 hari terlewati. 

Masyarakat Peduli Outbreak