Perpustakaan Daerah Sebuah Jalan Menuju TuBaBa yang Cerdas, Kompetitif & Berkemajuan

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Ilmu pengetahuan merupakan titik sentral bagi peradaban suatu bangsa, maka tidak ada peradaban dunia yang lahir tanpa keterlibatan kemajuan ilmu pengetahuan.

Maka dari itu, kami selaku kaum terpelajar Tulang Bawang Barat meminta agar pemerintah Tulang Bawang Barat dan dinas terkait berkomitmen dan ikut serta menumbuhkan iklim belajar, membaca untuk membina dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia/masyarakat Tulang Bawang Barat yang cerdas, kompetitif dan berkemajuan. 

Komitmen dan keikut-sertaan Pemerintah Tulang Bawang Barat dan dinas terkait dapat dilakukan melalui pembangunan Perpustakaan Daerah yang bertaraf Internasional dan berbasis akademis, modern dan nyaman bagi setiap kalangan terkhusus kaum terpelajar dan pengajar Tulang Bawang Barat dari setiap jenjang.

Di harapkan adanya Perpustakaan Daerah dapat menjadi wadah dan mampu memberikan stimulan bagi generasi daerah Tulang Bawang Barat untuk bertukar ide atau gagasan yang transformatif, kreatif dan solutif bagi perkembangan maupun kemajuan Tulang Bawang Barat, Indonesia dan Dunia secara luas

Rancangan pembangunan jangka pendek sekaligus panjang ini, merupakan strategi terkini bagi kondisi yang dihadapi di setiap daerah secara khusus Tulang Bawang Barat dan Indonesia, ini berguna untuk mengantisipasi beberapa hal ;

  1. Lemahnya minat baca Indonesia hasil penelitian Programme for International Student Assessment (PISA) menyebut, budaya literasi masyarakat Indonesia pada 2012 terburuk kedua dari 65 negara yang diteliti di dunia. Indonesia menempati urutan ke 64 dari 65 negara, adapun data statistik UNESCO 2012 yang menyebutkan indeks minat baca di Indonesia baru mencapai 0,001. Artinya, setiap 1.000 penduduk, hanya satu orang saja yang memiliki minat baca
  2. Tantangan kompetisi masyarakat global yang semakin dekat di kehidupan kita sehari-hari
  3. Serta sebagai langkah tepat dalam upaya mempersiapkan bonus demografi yang akan terus dihadapi Indonesia beberapa tahun mendatang, dimana rasio usia produktif (15-65 tahun) lebih banyak di bandingkan usia non produktif (balita, anak-anak dan lansia). Data menunjukan usia produktif laki-laki dan perempuan di Provinsi Lampung tahun 2015 berkisar 5.418.309 dari total 8.109.601 (lampung.bps.go.id). Adapun data LIPI 70% dari total jumlah penduduk kita adalah usia angkatan kerja, namun kualitasnya masih relatif rendah sehingga berdampak pada pasar tenaga kerja di Indonesia (lipi.go.id)

Membangun peradaban melalui Perpustakaan Daerah Tulang Bawang Barat adalah kontribusi daerah bagi peradaban Indonesia dan Dunia yang lebih baik. Apapun bidang serta profesinya, aku, kamu dan kita semua adalah pelopor perubahan dan pembaharuan positif Tulang Bawang Barat, Indonesia dan Dunia.

Mari sebarkan dan tanda tangani petisi ini agar pemerintah daerah Tulang Bawang Barat dan dinas terkait mendengar serta mewujudkan Perpustakaan Daerah demi masyarakat Tulang Bawang Barat yang cerdas, kompetitif dan berkemajuan.

 

Muhammad Khairul Afif 

Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Pasundan Bandung

Asal Tulang Bawang Barat



Hari ini: Muhammad khairul mengandalkanmu

Muhammad khairul Afif membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Pemerintah Tulang Bawang Barat dan Dinas Terkait: Perpustakaan Daerah Sebuah Jalan Menuju TuBaBa yang Cerdas, Kompetitif & Berkemajuan". Bergabunglah dengan Muhammad khairul dan 26 pendukung lainnya hari ini.