Hentikan Galian C Sepanjang Sungai Batang Anai Lubuk Alung, SUMBAR.

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Lubuk Alung adalah salah satu Kecamatan di Padang Pariaman Sumatera barat, cek Biografi Lubuk Alung disini. Memiliki sumber alam yang melimpah dan aliran sungai yang sangat jernih dan sejuk, namun itu beberapa tahun silam.

Semenjak tingginya pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang dan sekitarnya, kebutuhan akan Pasir dan Batu pecah meningkat drastis, sehingga Lubuk Alung sebagai daerah penyangga menjadi pemasok terbesar dari segala macam bahan Infrastruktur tersebut.

Sungai Batang Anai yang mengairi Lubuk Alung dan sekitarnya mempunyai dampak sangat besar untuk masyarakat Lubuk Alung khususnya Masyarakat sepanjang Aliran sungai tersebut.

Sungai Batang Anai akhirnya menjadi pemasok bahan infrastruktur dari pembangunan tersebut menjadi pilihan menjanjikan oleh para pengusaha untuk mengeruk semua kebutuhan tersebut, dimulai dari pasir, hingga batu kerikil sungai berhasil digali dan dijual oleh para pengusaha kepada para pengusaha Beton dan sebagainya. ini tentu membuat aliran sungai Batang Anai menjadi dangkal dan menjadi lebar, apalagi batu-batu besar didalam sungai sebagai penahan arus air juga ikut diambil.

Pemerintah Provinsi dan Pemkab Padang Pariaman memberikan izin terhadap aktivitas penambangan ini, namun penambangan ini semakin tidak terkontrol dan mengesampingkan kajian-kajian tentang daerah aliran sungai, hal inilah menjadi penyebab sungai Batang Anai mengalami beberapa kali banjir bandang yang mengakibatkan kerugian pada masyarakat sepanjang aliran sungai.

Terbaru adalah runtuhnya jembatan penghubung antar nagari, tepatnya jembatan Nagari Sikabu, kecamatan Lubuk Alung, Berita 1berita 2, dan Jembatan Runtuh. Runtuhnya jembatan ini membuat beberapa orang korban Luka dan kerugian bagi masyarakat. 

Terdapat juga salah satu jembatan yang baru dibangun oleh pemerintah di Nagari Koto Buruk, Namun kondisi pondasi jembatan ini juga telah mengkhawatirkan, karena digerus oleh pendangkalan sungai Batang Anai, bukan tidak mungkin jembatan ini pada nantinya juga akan runtuh.

Oleh karena itu, melalui petisi ini hendaknya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dapat dengan arif dan bijaksana untuk menghentikan segala jenis penambangan Galian C  sepanjang Aliran Sungai Batang Anai.

Kami masyarakat Lubuk Alung MENOLAK DENGAN KERAS adanya aktivitas penambangan tersebut, sehingga korban lainnya tidak terjadi. Kami juga meminta kepada pemuka masyarakat, baik itu Ninik Mamak, Alim Ulama dan tokoh-tokoh pemuda Lubuk Alung dapat mendesak pemerintah guna mencabut segala bentuk perizinan Galian C tersebut.



Hari ini: Koran mengandalkanmu

Koran LA membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Pemerintah Provinsi SUMBAR dan Pemda Padang Pariaman: Hentikan Galian C Sepanjang Sunga Batang Anai Lubuk Alung, SUMBAR.". Bergabunglah dengan Koran dan 134 pendukung lainnya hari ini.