Kemenangan

Selamatkan Jalan Pahlawan Madiun, Tolong Jangan Adalagi Korban!

Petisi ini membuat perubahan dengan 479 pendukung!


Selamatkan Jalan Pahlawan Madiun, Tolong Jangan Adalagi Korban!

Bisa dibilang Kota Madiun sedang cantik-cantiknya. Setelah heboh dengan jargon baru Kota Seribu Bunga dan mempercantik kota dengan warna-warni keindahannya, kini Jalan Pahlawan dapat giliran. Beberapa landmark baru sudah bermunculan, trotoar sudah diperlebar dan bangku-bangku tempat tongkrongan juga sudah dirapikan.

Membuat elok Jalan Pahlawan adalah hal yang baik, Pemerintah juga pasti memiliki tujuan mulia agar mendongkrak sektor pariwisata yang tentu berimbas pada kemajuan ekonomi Kota Madiun. Namun ramai komentar tentang polisi tidur di Jalan Pahlawan yang dirasa kurang etis ada di jalan utama. Polisi tidur yang dibuat juga sangat lebar dan tinggi. Ditambah lagi dengan pot-pot besar di tengah jalan yang dibuat dengan alasan keindahan.

Hingga sekarang, dikabarkan sudah ada kecelakaan yang terjadi karena pembangunan di Jalan Pahlawan. Mulai dari pengendara motor yang terjatuh dan yang menabrak pot besar yang ada di tengah jalan. Belum lagi keluhan dari pengendara mobil yang merasa harus lebih hati-hati dengan polisi tidur yang tinggi dan lebar. Warga juga mengeluhkan bahwa jalanan yang semula lancar, kini justru menjadi ruwet dan macet.

Jika memang niatnya untuk memperlambat laju pengendara, membuat polisi tidur dan meletakkan pot-pot besar di tengah jalan bukan satu-satunya cara. Keselamatan pejalan kaki memang penting, namun keselamatan pengendara di jalan raya juga tidak kalah pentingnya. Pembangunan harus berimbang antara fungsi dan estetika.

Suarakan dukunganmu melalui petisi ini. Mari kita sampaikan aspirasi ini kepada Pemerintah Kota Madiun agar ke depan nya jangan lagi ada yang dirugikan!.

Salam,

Madiun Kritis

ikuti kami di FB Madiun Kritis dan IG Madiun Kritis



Hari ini: Madiun mengandalkanmu

Madiun Kritis membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Pemerintah Kota Madiun: Selamatkan Jalan Pahlawan Madiun, Tolong Jangan Ada lagi Korban!". Bergabunglah dengan Madiun dan 478 pendukung lainnya hari ini.