Lem Castol dan Aibon menghancurkan Generasi Emas Papua

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Amos saya adalah seorang pegiat sosial yang melayani anak-anak yang kecanduan lem aibon, ketergantungan anak-anak pada lem aibon membuat anak-anak tidak sekolah, lari dari rumah, untuk mencari uang agar dapat membeli lem aibon/Castol untuk di hirup, untuk mendapatkan uang mereka harus mencari kaleng lalu jual kaleng agar mereka dapat memenuhi kebutuhan membeli untuk hirup aibon dan castol, jika tidak punya uang anak-anak nekat untuk curi, saat curi jika ketahuan mereka akan mengalami kekerasan hingga berhadapan dengan hukum, selain itu salah satu bapa dari anak YM. mengeluh karena anaknya selalu saja malas bekerja, malas sekolah, sering menjual perabot rumah mereka untuk mendapatkan uang agar kebutuhan lem terpenuhi, bahkan kondisi tubuh dari anak YM menurun drastis akibat lem yang di konsumsi, YM adalah salah satu anak dari Keluarga Bapak M, dari seratus anak yang mengalami beberapa hal di atas. 

JM adalah salah satu anak gadis yang kecanduan lem yang kami temui, untuk mendapatkan uang agar bisa membeli lem Castol dan Aibon dia juga rela untuk menjual harga dirinya, sungguh ironis Lem Aibon dan Castol yang di jual ke anak-anak, merusak masa depan generasi emas Papua, 

Mari tandatangan petisi ini agar Pemerintah Kabupaten Nabire membuat larangan penjualan lem aibon dan castol untuk anak-anak.