Mengeluarkan PERDA atau Aturan yang melarang penjualan lem aibon dan castol pada anak-anak

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Yayasan Siloam Papua adalah salah satu Yayasan yang di bentuk untuk mewadahi pelayanan anak jalanan dan anak-anak yang kecanduan lem Castol dan Aibon di kota Nabire, Kami merintis pelayanan ini sejak tahun 2017, kami melayani mereka awalnya di taman kota, terminal dan pasar, dengan doa, ibadah dan memberikan makanan, tahun 2018 kami diberikan tempat oleh ketua PKK Kab Nabire, sebagai rumah singgah anak jalanan, kami melayani anak-anak di rumah singgah untuk setiap kebutuhan mereka, makan, minum, mandi berpakaian, dll, namun kami mengalami kendala yang sangat sulit yaitu mereka sudah kecanduan atau ketergantungan lem aibon, semua bermula dari keluarga memang agak sulit kita salahkan mereka anak-anak, kebanyakan mereka ini bermasalah dalam keluarga, bapa dan mama cerai, bapa atau mama meninggal, kurang perhatian karena kesibukan lain, lingkungan juga sangat mempengaruhi kehidupan mereka, mereka juga sering bolos sekolah, putus sekolah, akibat dari kebiasaan lem aibon, mereka tidak nyaman di tempat umum mereka banyak memilih ada di komunitas sesama pecandu dan tempat-tempat yang mereka tidak di ganggu,

Untuk lem Castol dan Aibon mereka harus mencari kaleng lalu jual kaleng agar mereka dapat memenuhi kebutuhan membeli untuk hirup aibon dan castol, jika tidak punya uang mereka nekat untuk curi, saat curi jika ketahuan mereka akan mengalami kekerasan hingga berhadapan dengan hukum, selain itu salah satu bapa  Aldo dari seorang anak mengeluh karena anaknya selalu saja malas bekerja, malas sekolah, sering menjual perabot rumah mereka untuk mendapatkan uang agar kebutuhan lem terpenuhi, bahkan kondisi tubuh dari anak Jack"samaran" menurun drastis akibat lem yang di konsumsi, Jack adalah salah satu anak dari Keluarga Bapak Aldo, dari seratus anak yang mengalami beberapa hal di atas. 

Putri"samaran" adalah salah satu anak gadis yang kecanduan lem yang kami temui, untuk mendapatkan uang agar bisa membeli lem Castol dan Aibon dia juga rela untuk menjual dirinya, sungguh ironis Lem Aibon dan Castol yang di jual ke anak-anak, merusak masa depan generasi emas Papua, 

Dalam hal ini semua pihak harus bekerjasama untuk menolong generasi emas papua yang sudah kecanduan lem castol, keluarga sebagai tempat awal dimana anak-anak di lindungi, untuk itu kami mengajak bapa ibu saudara untuk menjaga dan melindungi mereka dari pengaruh lem Castol dan Aibon, kami juga mengajak masyarakat tandatangani petisi ini, mengajak Pemerintah Kab Nabire dan DPR D Nabire sebagai fungsi kontrol pemerintah untuk mengeluarkan suatu aturan atau perda yang memberikan sanksi kepada penjual lem castol dan aibon kepada anak, juga sanksi kepada orang tua yang membiarkan anak-anak nya mengonsumsi lem Castol dan Aibon.

Mari tandatangan petisi ini untuk selamatkan generasi emas Papua di Kabupaten Nabire.

Yayasan Siloam Papua.                                   Alamat : Gedung PKK, Jln. Yosudarso Oyehe Nabire. No Kontak. 085320000363.

 

Amos Yeninar.                                                Direktur.