JALAN RUSAK PULUHAN TAHUN pemutus semangat anak sekolah di Desa Delta Upang, Sumsel

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Salam Hangat untuk semuanya yang membaca Petisi ini, 

Saya Krishna, 32tahun, dilahirkan di desa Purwodadi, Kecamatan Makarti Djaya atau digoogle map dikenal dengan alamat: Upang Makmur, Makarti Jaya, Kabupaten Banyu Asin, Sumatera Selatan 30972

Dari generasi Orang tua kami bertransmigrasi diPurwodadi, hingga ditahun milenia seperti saat ini di tahun 2019, infrastruktur akses jalan dikampung kami sangat tidak layak, karena" untuk pergi kekampung kami dari kota Palembang, hanya bisa dilalui kendaraan laut yang berukuran kecil seperti (Speedboat, Ketek, Tongkang) dan itu sangat berbahaya, karena sudah banyak korban berjatuhan, karna Speed Boat bocor, pecah dll hingga tengelam, bukan hanya itu saja, jalan dikampung kami untuk akses antar desa diDelta Upang, Sumsel (Purwodadi, SP3, Upang Makmur, Makarti Jaya, Kabupaten Banyu Asin) sudah berpuluh-puluh tahun tidak pernah dijamah pemerintah (tidak ada pembangunan jalan ataupu pembenahan jalan) kami tidak tau uangnya kemana? karena jalanannya sangat buruk dan banyak jembatan reot(rapuh) yang sangat membahayakan masyarakat dan anak2 sekolah yang setiap hari harus melalui jalan dan jembatan-jembatan penghubung desa dikampung kami.

Sangat Memprihatinkan, Anak2 sekolah banyak yang putus asa dengan keadaan jalan yang buruk, yang harus mereka lalui hinga mereka memilih berenti sekolah dan menjadi petani, karena keadaan jalan yang sangat tidak mendukung, untuk menjangkau kesekolah sangat jauh dan jika keadaan hujan, jalan tidak bisa dilalui, sehingga mereka harus berjalan kaki dgn jarak 5-10km jauhnya dan dengan keadaan jalanan yang sangat licin, dan juga banyak batu2 jalan yang tersebar menyulitkan bahkan membahayakan mereka yang melaluinya.

Berikut link Video rekaman yang sempat saya ambil:

https://www.youtube.com/watch?v=_OJScLhn5gc

https://www.youtube.com/watch?v=umKuFvCX58o

Semoga dengan Petisi dan rekaman video yang saya buat ini, jalan dikampung kami menjadi layak untuk kami semua bahkan bisa berkembang, dan tumbuh semangat anak2 bersekolah dan berprestasi dari kampung kami dengan semakin majunya kampung kami.

Purwodadi, 22 February 2019.

Bli Kasep Krishna.