Lindungi Perempuan dengan Aturan Jam Malam !!!!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


PEREMPUAN HARUS DIRUMAH PUKUL 00.00 KEATAS !!

LINDUNGI PEREMPUAN DENGAN ATURAN JAM MALAM !!

Kekerasan seksual terhadap perempuan Aceh terus meningkat dari tahun ke tahun. Adanya Qanun namun belum terimplementasikan secara maksimal.

Dengan maraknya kasus kekerasan serta pelecehan terhadap perempuan dan anak, Provinsi Aceh dinilai menjadi daerah yang tidak ramah terhadap kaum hawa. Sehingga para penegak hukum yang berada di Serambi Mekkah diminta harus mampu memberikan jaminan rasa aman bagi mereka.

Pemerhati Perempuan dan Anak Indonesia (PPAI) Andi Yentriani mengatakan urusan perempuan di Aceh masih terkesan bukan urusan yang diprioritaskan, meskipun banyak langkah sudah dilakukan seperti adanya Qanun Peraturan Daerah (Perda) tentang pemberdayaan perempuan dan program Piagam Perempuan Aceh.

Dihimbau kepada kalangan pengambil kebijakan, untuk menerapkan regulasi-regulasi yang responsif untuk perempuan, termasuk persoalan perlindungan dan pemenuhan hak bagi perempuan.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan LBH (Apik) telah mendokumentasikan dengan rinci kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi selama tahun 2016. Hasilnya, Rincian kekerasan seksual yang terjadi di ranah ini seperti pelecehan seksual (18 kasus), eksploitasi seksual (2 kasus), perkosaan (13 kasus), dan penyiksaan seksual (7 kasus).

Permasalahan ini menjadi perhatian besar dari pemerintah Kota Banda Aceh yang saat ini sedang berupaya mewujudkan visinya menjadikan Kota Banda Aceh menuju sebagai kota madani dan berkomitmen menerapkan syariat islam secara kaffa serta meningkatkan keamanan lingkungannya.

Dengan demikian melihat banyaknya kasus kriminalitas terhadap perempuan di wilayah Aceh, maka pemerintah Aceh mengambil langkah dengan mengeluarkan kebijakan yang mengatur aturan batasan jam kerja atau yang saat ini lebih dikenal di masyarakat dengan istilah pemberlakuan jam malam bagi perempuan.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk upaya pemerintah Aceh untuk melindungi kaum perempuan dan anak-anak serta mengurangi kasus kriminalitas terhadap perempuan di Aceh.

Perempuan dan Anak di wilayah Aceh harus dilindungi dengan memberlakukan jam malam, dilarang untuk perempuan masih diluar rumah diatas pukul 00.00

Dalam waktu dekat ini kami akan menyiapkan sebuah rencana untuk membantu pemerintah dalam membuat kebijakan larangan perempuan diluar rumah diatas pukul 00.00 demi terciptanya keamanan dan kedamaian untuk kaum perempuan di Aceh. Dan kami juga mau ngumpulin dukungan public. Karena itu, dukunganmu sangat di perlukan.

Tolong bantu tandatangani petisi ini untuk meminta Pemerintah Aceh untuk membuat sebuah kebijakan agar kaum perempuan terlindungi.