Ayo Desak Pemerintah Aceh Untuk Menyediakan Bioskop Berbasis Syari'ah di Aceh

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Bagi rakyat Aceh, pusat perbelanjaan sudah tak asing lagi terutama di Kota Banda Aceh. Namun pusat hiburan terutama bioskop adalah sebuah impian bagi rakyat Aceh untuk bisa menikmati karya karya anak dalam negri dalam dunia perfilman. Sejak kehadiran bioskop di berhentikan pada tahun 2004 banyak rakyat Aceh berharap bioskop hadir kembali di Aceh sebagaimana bagi pecinta film bioskop harus ke Medan untuk bisa menikmati film yang baru di tayangkan, hal ini tentu sangat disayangkan karena tidak semua masyarakat bisa pergi ke Medan untuk menonton sebuah Film.
Kendati demikian sebagai daerah berbasis syariat islam tentu hadirnya bioskop di Aceh juga harus berprinsip pada pelaksanaan syariat Islam di Aceh, seperti adanya Qanun yang mengatur tentang pelaksanaan Bioskop di aceh.

Jika kendati Aceh sedang menerapkan syariat Islam secara formal. Tentu saja kehadiran bioskop akan menuai tanggapan yang negatif maka secepatnya pemerintah harus lebih serius dalam merealisasikan Qanun tentang pelaksaan Bioskop di Aceh.

Bioskop sama halnya dengan pisau, tergantung pengguna. Jika pengguna mau menjadikannya sebagai hal positif tentunya akan positif dan sebaliknya.


Justru kehadiran bioskop secara ekonomi akan meningkatkan pendapatan daerah maupun warga. Betapa tidak, bioskop merupakan salah satu hiburan yang menyebabkan warga Aceh ke luar daerah hanya untuk menyaksikan film-film terbaru.

Bila Aceh telah memiliki bioskop, mereka penggemar film layar lebar tak perlu lagi ke luar daerah. Warga setempat juga dapat berjualan di sekitar bioskop. Tenaga kerja juga terserap dengan hadirnya pusat hiburan yang tetap menjaga norma agama dan adat.

Teknis agar bioskop tetap menjaga norma agama dan adat istiadat dapat mencontoh Arab Saudi maupun daerah lain yang menerapkan bioskop Islami. Satu hal yang pasti, kehadiran bioskop akan melahirkan peluang ekonomi yang harus dimaksimalkan. Para investor pun tak ragu lagi menanamkan uangnya di Aceh.

Semakin banyak investor hadir, ekonomi akan semakin membaik. Pilihan kerja juga semakin banyak. Bioskop salah satu hiburan yang masih membutuhkan investor.

Sebagai generasi milenial harapan adanya Bioskop di Aceh adalah peluang bagi generasi muda dalam berkreatifitas pada dunia perfilman, tentu harapannya suatu saat ada generasi muda Aceh yang bisa menjadi produser Film khusus dalam menitik karirnya, karena banyak seperti kehidupan Aceh pada masa penjajahan, kearifan lokal dan budaya Aceh, pahlawan Aceh dan lain sebagainya yang suatu saat bisa dijadikan Film dengan karya putra putri Aceh sendiri.

Bagaimana pendapat anda sudah pantaskah aceh di adakan Bioskop dengan berlandaskan syariat Islam?
Ayo tanda tangan petisi ini sebagai wujud aspirasi kita terhadap kemajuan Aceh kedepannya.