“Generasi Milenial yang rajin membaca buku hanya dengan menggunakan Gadget dan Internet”

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Berdasarkan data dari Republika.co.id:

https://m.republika.co.id/berita/koran/opini-koran/nkf7k917/minat-membaca

https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/news-analysis/18/04/20/p7gq3m282-indonesia-dilanda-kedangkalan-literasi-part1

Perkembangan teknologi yang terjadi saat ini merupakan salah satu bentuk globalisasi yang selalu meningkat di bagian teknologi dan komunikasi. Globalisasi tidak hanya terjadi dalam masalah alam tapi juga masalah kebutuhan bagi kelangsungan hidup manusia.

Berbagai cara telah diusahakan demi kelangsungan hidup manusia dengan perolehan yang mudah dijangkau oleh seluruh penjuru dunia.

Kebutuhan dapat dipenuhi dengan mudah karena adanya bantuan teknologi yang maju yakni menggunakan internet.

Perkembangan internet yang terjadi dari masa ke masa telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Kemudahan dalam melakukan aktifitas pun dapat dibantu oleh adanya akses internet yang luas dan hampir semua orang di dunia ini menggunakan internet terutama untuk berkomunikasi, mencari berita, membaca, bekerja dan memenuhi kebutuhan informasi. Perkembangan teknologi yang terjadi setelah adanya internet telah membutakan manusia bahwa sebenarnya bertemu secara langsung dan membaca buku merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan dan lebih mendapatkan banyak ilmu menarik yang tidak kita dapatkan melalui dunia internet.

Perkembangan pengakses internet di Indonesia terakhir mengalami kemajuan yang pesat, dari data Ditjen Postel pengguna akun Facebook di Indonesia sejumlah 40.144.320 orang urutan ke-2 di dunia, Twitter diakses oleh sekitar 6.200.000 orang peringkat ke-3 di dunia, sedangkan Youtube 2.700.000 orang urutan ke-6 di dunia. Membaca buku merupakan salah satu kegiatan yang mampu menyehatkan otak dan membantu pikiran mengembangkan yang dimaksud oleh penulis. Dengan bantuan membaca buku atau hasil pencarian di internet memang tidak jauh berbeda, namun harus bijak dalam memilih bacaan, karena tidak semua bacaan sesuai dengan kebutuhan yang kita inginkan.

Dengan adanya akses membaca didukung oleh adanya internet tidak menutup kemungkinan juga untuk budaya membaca itu menjadi luntur.

Ada beberapa cara yang dapat kami usulkan ke publik, yaitu dengan cara menggunakan sistem e-book, e-learning dan e-paper.

Teknologi yang dibentuk untuk mempermudah masyarakat yang mengkonsumsi dunia digital di dalam kesibukan yang padat. Di sini yang menjadi konteks masalah adalah budaya membaca yang semakin menurun di kalangan generasi muda dengan adanya internet. Kebanyakan generasi muda saat ini, internet digunakan hanya untuk membuka media sosial saja, maka dari itu di sini kami ingin membentuk suatu solusi atau gerakan media untuk lebih mudah mengajak para generasi milenial untuk membudayakan gemar membaca serta memperkenalkan bagaimana teknologi tersebut menjadi senjata kita untuk mengakses dan banyak mencari tahu dalam budaya membaca lewat internet.