Petition Closed
Petitioning Universitas Hasanuddin Rektor

Peduli Pete-Pete Kampus: Tolak pengalihan rute pete-pete kampus!


Lagi-lagi, kampus merah Unhas menampakan wajah kesewenang-wenangannya dalam menerapkan ke(tidak)bijakan baru tentang pengalihan rute pete-pete (angkutan umum) kampus. Apa alasan kami menolak?

10 Alasan Menolak Pengalihan Jalur Pete-Pete Kampus


1. Dasar pengalihan rute sangat tidak jelas, hanya karena alasan parkiran dan polusi (katanya: menuju kampus Green, Healthy, Saver)


2. Tidak ada pelibatan partisipatif dari semua stakeholder dalam keputusan pengalihan rute; Program ini hanya salah satu proyek tidak penting yang sebenarnya tidak dibutuhkan

3. Bukannya mempermudah, pengalihan rute malah mempersulit transportasi civitas akademika dalam kampus

4. Warga sekitar Unhas (masyarakat Kera-kera dan sekitarnya) sangat memerlukan pete-pete sebagai transportasi utama mereka untuk akses keluar Unhas

5. Biaya transportasi mahasiswa dan warga Unhas bertambah

6. Penghasilan pete-pete berkurang drastis (30-40%) semenjak tidak bisa lagi rute keliling kampus

7. Sarana pengganti (sepeda dan bus) sangat tidak sebanding dengan jumlah mahasiswa

8. Infrastruktur transportasi sepeda (seperti parkiran dan jalur khusus) sama sekali tidak memadai

9. Pete-pete sangat bermanfaat dan memiliki ‘sumbangsih sejarah’ bagi Unhas dan Mahasiswanya

10. Pengalihan ini juga akan berimbas pada akan digusurnya pedagang workshop/jalan Poltek karena volume kendaraaan di Pintu Nol yang pasti akan sangat menumpuk..

 

http://lawunhas.wordpress.com/2013/01/13/10-alasan-menolak-pengalihan-jalur-pete-pete-kampus-mari-bersolidaritas/

Letter to
Universitas Hasanuddin Rektor
Kami menolak pengalihan rute pete-pete kampus!

Lagi-lagi, kampus merah Unhas menampakan wajah kesewenang-wenangannya dalam menerapkan ke(tidak)bijakan baru tentang pengalihan rute pete-pete (angkutan umum) kampus. Apa alasan kami menolak?

10 Alasan Menolak Pengalihan Jalur Pete-Pete Kampus

1. Dasar pengalihan rute sangat tidak jelas, hanya karena alasan parkiran dan polusi (katanya: menuju kampus Green, Healthy, Saver)


2. Tidak ada pelibatan partisipatif dari semua stakeholder dalam keputusan pengalihan rute; Program ini hanya salah satu proyek tidak penting yang sebenarnya tidak dibutuhkan

3. Bukannya mempermudah, pengalihan rute malah mempersulit transportasi civitas akademika dalam kampus

4. Warga sekitar Unhas (masyarakat Kera-kera dan sekitarnya) sangat memerlukan pete-pete sebagai transportasi utama mereka untuk akses keluar Unhas

5. Biaya transportasi mahasiswa dan warga Unhas bertambah

6. Penghasilan pete-pete berkurang drastis (30-40%) semenjak tidak bisa lagi rute keliling kampus

7. Sarana pengganti (sepeda dan bus) sangat tidak sebanding dengan jumlah mahasiswa

8. Infrastruktur transportasi sepeda (seperti parkiran dan jalur khusus) sama sekali tidak memadai

9. Pete-pete sangat bermanfaat dan memiliki ‘sumbangsih sejarah’ bagi Unhas dan Mahasiswanya

10. Pengalihan ini juga akan berimbas pada akan digusurnya pedagang workshop/jalan Poltek karena volume kendaraaan di Pintu Nol yang pasti akan sangat menumpuk..


http://lawunhas.wordpress.com/2013/01/13/10-alasan-menolak-pengalihan-jalur-pete-pete-kampus-mari-bersolidaritas/