Panglima TNI, Hentikan Intimidasi & Penggusuran Terhadap Warga Bara-Baraya Makassar

Reasons for signing

See why other supporters are signing, why this petition is important to them, and share your reason for signing (this will mean a lot to the starter of the petition).

Thanks for adding your voice.

Andreas Barry
4 years ago
Keadilan kompensasi

Thanks for adding your voice.

Nurul Azizah
4 years ago
Tidak setuju dengan tindakan orang-orang yang seenak-enaknya ingin menggusur warga bara-baraya.

Thanks for adding your voice.

Rastiti shinta Wahyuni
4 years ago
Saya warga asrama tni ad bara2ya tidak ingin melihat korban penggusuran lagi

Thanks for adding your voice.

Nur Sahadati Amir
5 years ago
Saya termasuk warga kelurahan bara-baraya dan sy tdk rela tetangga sy di gusur

Thanks for adding your voice.

Mada utomo
5 years ago
Kondisi.nya mirip dengan kami... selaku warga kampung Bulak Banteng Bandarejo, Surabaya...
Terus Berjuang dan terus Berdo.a.... kalian tidak sendiri... kami disini berjuang bersama kalian, kalian tidak sendiri....
Allah SWT bersama kita semua

Thanks for adding your voice.

Yulianti Trianita
5 years ago
Saya hanya berharap rumahku tidak digusur,karena Tanah Murni milik almarhum kakek ku,Salatong Dg.Ngiri

Thanks for adding your voice.

Anisah Muthiah
5 years ago
krn sy jg warga makassar

Thanks for adding your voice.

Forum Cijantung 2
5 years ago
TNI Menggunakan Keputusan Menhakam/Pangab tahun 1975 yang sudah dicabut dan tidak berlaku lagi pada PERMENHAN 30 tahun 2009,...

Peraturan "RUMAH DINAS" sudah TIDAK BERLAKU, yang ada RUMAH NEGARA,.. bisa dialihkan sampai ANAK....

Thanks for adding your voice.

ulfa harka
5 years ago
Saya sadar bahwa hingga hari ini, kekuasaan dapat mengubah rasa kemanusiaan yang harusnya membela rakyat menjadi musuh rakyat. Balada Tentara Indonesia.

Thanks for adding your voice.

Affan Rasyiduddin
5 years ago
Rumah warga bukan rumah dinas. Kodam VII tidak berwenang menggusur warga. Pangdam jangan memaksakan kehendak. Citra TNI bisa rusak karena menghajar rakyat sendiri dan melanggar hukum.