Selamatkan Nyawa Kami: Masukkan Obat Hipertensi Paru Sildenafil ke E-Catalog BPJS

0 telah menandatangani. Mari kita ke 300.000.


“Sebuah ironi dimana program Pak Jokowi mempermudah perizinan di segala bidang, tetapi hal ini tidak terjadi di bidang kesehatan, yang menyelamatkan nyawa manusia.”

Hipertensi Paru adalah kondisi langka dan serius yang banyak menyerang wanita dan anak-anak, dimana terjadi tekanan darah tinggi di pembuluh darah paru, yang bila tidak diobati dengan segera, maka harapan hidup hanya berkisar 2 tahun.

Pasien Hipertensi Paru telah mengajukan obat Hipertensi Paru Sildenafil untuk dicover BPJS sejak 2014, meskipun diproses dengan baik sehingga masuk dalam daftar formularium nasional melalui Surat Keputusan Menteri Nomor 657 Tahun 2017, tetapi hingga kini obat tersebut masih belum tersedia di rumah sakit karena belum masuk e-catalog.

Sudah 5 tahun perjalanan proses obat Sildenafil ini masuk BPJS, tidak terhitung teman-teman kami pasien Hipertensi Paru yang meninggal dunia hanya karena alasan sederhana : obat tidak dapat diakses karena sebuah kebijakan yang digantung entah sampai kapan.

Sungguh aneh, kebijakan sudah dibuat, tetapi untuk implementasi dibutuhkan waktu bertahun-tahun.

Sudah berkali-kali pula kami mengirim surat ke Bapak Presiden, Menteri Kesehatan, Anggota DPR yang awalnya masih direspon, tetapi akhir-akhir ini tidak lagi direspon. Harus berapa lama lagi pasien Hipertensi Paru harus menunggu hingga ajal menjemput?

Ini baru proses 1 jenis obat, sedangkan di negara lain sudah tersedia 14 jenis obat. Pasien Hipertensi Paru setiap harinya harus berjuang dengan disabilitas dan bertahan dengan "nyawa diatas seutas tali" karena ketiadaan akses obat.

Paru-paru kami pun lambat laun rusak dan harus bergantung pada tabung oksigen. Kami tidak bisa bernafas secara normal.

Kami berharap dan memohon bantuan Bapak Presiden dan jajaran untuk menjadi bagian dari solusi untuk kondisi kami yang masih langka ini, bukan pihak yang justru memotong “seutas tali” tersebut.

Komunitas Pasien Hipertensi Paru
Www.HipertensiParu.org