Petition update

Sudah Pasti: Bansos COVID-19 Jabodetabek Diubah Menjadi Bantuan Langsung Tunai

International NGO Forum on Indonesian Development (INFID)
Jakarta Selatan, Indonesia

Jan 13, 2021 — 

Teman-teman, 

Pada acara Peluncuran Bantuan Tunai Se-Indonesia 2021 pada 4 Januari di Istana Negara, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan bahwa tiga program bantuan sosial yakni Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Sosial Tunai (BST) mulai disalurkan secara tunai serta transfer ke rekening penerima program bansos.

Kabar baiknya, pemerintah juga memutuskan mengubah program bantuan sosial Sembako di Jabodetabek menjadi bantuan langsung tunai (BLT), yaitu sebesar Rp 300.000 per kepala keluarga terhitung sejak Januari hingga April 2021. Sebelumnya DKI Jakarta tidak masuk dalam skema BST dari Kementerian Sosial. BST hanya diberikan kepada warga di 483 kota, 514 Kabupaten, 7.094 Kecamatan, dan 83.447 desa di 33 provinsi di Indonesia.

Berita ini memberikan angin segar proses penyaluran bantuan sosial COVID-19 yang banyak dikeluhkan tidak sesuai dengan kebutuhan warga. Hal ini sesuai dengan Survei Warga Nasional Layanan COVID-19 yang dilakukan INFID, yang menyatakan bahwa 89% responden warga menghendaki bansos tunai daripada barang. 

Walaupun begitu, masih ada permasalahan akurasi data penerima bansos yang masih harus diperbaiki; meliputi kualitas data penerima bantuan, transparansi serta pemutakhiran data.

Mekanisme data warga yang dihasilkan melalui musyawarah Desa/Kelurahan, atau pendataan oleh RT RW setempat dengan didampingi petugas Desa/Kelurahan, bisa digunakan untuk memperbaiki data penerima agar lebih tepat sasaran. Selain itu data dari kelompok non pemerintah yang sudah terbukti, juga bisa diterima oleh pemerintah melalui mekanisme forum rapat bersama antara pemerintah dengan multipihak secara reguler.

Untuk itu, dukung dan sebar terus petisi ini ya teman-teman, agar Tri Rismaharini selaku Menteri Sosial, dan Erick Thohir selaku Ketua Tim Penanganan COVID-19 & Pemulihan Ekonomi Nasional, mau untuk meningkatkan kerjasama multipihak untuk memperbaiki mekanisme data penerima bansos dan mekanisme penyaluran dana bansos. Ayo dukung petisi ini agar kelompok rentan dan terdampak tidak berjuang sendirian menghadapi COVID-19.

Salam,

Koalisi Masyarakat Terdampak


(Yayasan Pendidikan Internasional Indonesia, HAPSARI, INFID, Pusat Studi Hukum Energi & Pertambangan (Pushep), Kota Kita, Seknas FITRA, Perkumpulan Inisiatif, UCP Roda Untuk Kemanusiaan Indonesia, Samdhana Institute, Kemitraan, Yayasan Rumah Kita Bersama (Rumah KitaB), Perkumpulan OHANA, Rujak Center for Urban Studies, Perkumpulan IDEA)


Keep fighting for people power!

Politicians and rich CEOs shouldn't make all the decisions. Today we ask you to help keep Change.org free and independent. Our job as a public benefit company is to help petitions like this one fight back and get heard. If everyone who saw this chipped in monthly we'd secure Change.org's future today. Help us hold the powerful to account. Can you spare a minute to become a member today?

I'll power Change with $5 monthlyPayment method

Discussion

Please enter a comment.

We were unable to post your comment. Please try again.