Mendesak Pemerintah untuk Mengawasi Harga Pasaran Masker Kesehatan

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Akhir-akhir ini harga masker di pasaran Indonesia khususnya di pulau Jawa mulai naik drastis, dikarenakan maraknya pemberitaan tentang Virus Corona yang sedang dihadapi Tiongkok saat ini.

Begitu pula di Tiongkok, harga masker sudah tidak masuk akal, ditambah ketersedian masker disana yang sangat tipis. Saya sebagai mahasiswa internasional yang sedang menempuh pendidikan di Tiongkok, diminta oleh Dekan saya sendiri untuk menyuplai 3000 masker saja, yang sekiranya cukup untuk bertahan hidup 80 mahasiswa internasional lain yang terjebak disana dan tidak bisa pulang dalam waktu dekat, karena penutupan rute penerbangan dari berbagai negara. Banyak diantara mereka adalah mahasiswa asal Indonesia.

Karena betapapun mereka hidup disana, tetap harus keluar ruangan untuk sekedar membuang sampah, memasak, ataupun membeli bahan makanan dan kebutuhan harian mereka.

Setelah saya coba berkeliling di kota tempat tinggal saya, Jogja, saya menemui beberapa fenomena yang sangat membuat saya takjub dan prihatin. Tiga hari berkeliling apotik, toko alkes, swalayan, dan toserba. Banyak diantaranya yang kekosongan barang, dan banyak juga yang mematok harga setinggi mungkin, ada yang sampai 220.000 rupiah untuk satu box masker yang biasanya hanya dijual 20.000 rupiah di pasaran.

Kenaikan harga masker yang tidak wajar ini pasti akan mengganggu aktifitas masyarakat luas, khusunya bagi para pengendara sepeda motor dan para petugas medis.

Maka dari itu saya mengajak teman teman turut mendesak pemerintah untuk ikut andil dalam mengendalikan harga masker kesehatan di pasaran saat ini. Dan pada pada pihak yang terkait, kami mohon perhatiannya akan masalah ini. Mendapat jaminan kesehatan yang layak adalah hak kita sebagai warga negara Indonesia. Jika kalian setuju, mari ikut andil dalam petisi ini.

Keep spread this love for humanity ♡