Perusahaan Fintek Agar Patuhi Seruan Gubernur DKI Jakarta No 6 Tahun 2020

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Pandemi global COVID19 memaksa banyak orang bekerja dari rumah. Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan himbauan dan seruan agar pekerja dapat bekerja dari rumah. Tapi tidak untuk semua karyawan perusahaan teknologi finansial (fintek) di Jakarta. Alasan para pimpinan di kantor kami adalah: itu hanya himbauan dan seruan, bukan instruksi wajib yang harus dilaksanakan.

Akibatnya meskipun tiap hari angka terinfeksi COVID melonjak drastis, banyak pegawai/karyawan fintek yang masih diharuskan untuk masuk dan bekerja di kantor meskipun sebenernya pekerjaannya bisa dilakukan di rumah dengan tetap terhubung dengan internet. Tapi, masih banyak perusahaan fintek menolak untuk menerapkan work from home tanpa alasan yang kuat dan rasional.

Nyawa manusia lebih berharga daripada hitung-hitungan ekonomis para bos dan pengambil keputusan di fintek. Karyawan warga negara Indonesia bukan barang atau binatang yang bisa dibuang begitu saja saat sakit terinfeksi.

Demi keselamatan banyak orang, kami menuntut agar perusahaan fintek mematuhi: SP 16/DHMS/OJK/III/2020 dan Seruan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 6 Tahun 2020. Mohon OJK mengawasi dan mendisiplinkan Fintech yang masih membangkang.