Menutup semua pinjaman online pencuri data nasabah, pemeras, pemfitnah, lintah darat

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Pinjaman online telah memakan banyak korban dengan iming-iming pinjaman mudah tanpa agunan namun memilik bunga dan biaya administrasi yang tinggi, ditawarkan lewat iklan di YouTube, Facebook, SMS, WhatsApp dll

Aplikasi tersebut mencuri data nasabah termasuk nomor kontak yang tidak didaftarkan sebagai kontak darurat

Dalam penagihan nasabah diteror dengan cara menelpon seluruh data kontak yang tersimpan di telepon, menyebarkan foto nasabah dan membuat pengumuman sebagai buronan dan lain-lain yang sangat meresahkan

Aplikasi yang terdaftar di OJK maupun yang tidak terdaftar sama saja kolektornya tidak berperikemanusiaan bahkan sudah ada yang bunuh diri karena tidak bisa menghadapi kolektor pinjaman online 

Sudah ada ribuan aduan tetapi pinjaman online yang biadab tetap masih bisa beroperasi

Banyak masyarakat yang memiliki kebutuhan mendesak yang akhirnya terjerat dengan pinjaman online

Jika tidak ada regulasi yang mengatur mengenai pinjaman online, perlindungan terhadap data nasabah, serta sanksi untuk pencurian dan penyebaran data nasabah maka sebaiknya semua aplikasi pinjaman online di Indonesia di tutup.