Rakyat Indonesia butuh pemimpin yang Pintar,Arif&Bijaksana

Rakyat Indonesia butuh pemimpin yang Pintar,Arif&Bijaksana

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.
Dengan 100 tanda tangan, petisi ini akan lebih mungkin ditampilkan di halaman rekomendasi!
P. Ponandang memulai petisi ini kepada organisasi dan

"Yang rindu makan gudeg Yogya, bandeng Semarang, siomai Bandung, pempek Palembang, *bipang ambawang dari Kalimantan,* dan lain-lainnya, tinggal pesan," ungkap Presiden Indonesia Bapak Jokowi.

Penyebutan bipang ambawang ini tentu saja menyakiti hati dan perasaan umat Islam. Karena, Hari Raya Lebaran idul Fitri yang sebentar lagi datang adalah Hari Raya lebaran umat Islam dimana ada tradisi memberikan suguhan makanan terbaik bagi para keluarga, sanak family dan tamu yang datang berkunjung.

Apa urusannya Tuan Presiden minta kami pesan Bipang Ambawang (Babi Panggang) ? Tentu saja kami menghormati non muslim yang mengkonsumsinya, Akan tetapi kami tidak habis fikir bagaimana mungkin ada seorang Presiden yang beragama Islam mengajak rakyatnya yang mayoritas muslim mengkonsumsi babi ? dan itu dilakukan pada saat menjelang hari raya Idul Fitri yang dalam hitungan hari?

Sudahlah Mudik kekampung halaman masing-masing dilarang, sudahlah ekonomi daya beli mayoritas penduduk masyarakat Indonesia kurang dan juga  tidak sedikit yang terlilit hutang demi menghidupi anak,isteri dan keluarga?

Pokoknya sudahlah, hentikan gaya bicara pemimpin yang tidak elegant dan cenderung menyakiti hati rakyat karena kurang cakapnya komunikasi publik yang menyejukkan serta meneduhkan karena rakyat anda butuh solusi kongkrit bukan sekedar janji manis belaka.

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.
Dengan 100 tanda tangan, petisi ini akan lebih mungkin ditampilkan di halaman rekomendasi!