Makzulkan Kader Cabul di GmnI

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Peristiwa bermula dari pelaku dengan inisial “B”, yang mana merupakan salah satu kader GmnI asal Kota Malang mengajak saya (Dia Puspitasari) tidur bersama dengan sengaja. Hal tersebut sangat menyinggung dan merendahkan harkat dan martabat saya sebagai perempuan secara umum khususnya perempuan yang aktif dalam dunia pergerakan. Tidak sepatutnya ajakan tersebut dilontarkan kepada saya, terlebih pelaku dan saya berada dalam satu organisasi. Selama 7 tahun berada dalam organisasi, saya tidak pernah menjumpai seseorang yang pernah melakukan tindakan hina seperti itu.

Saya berharap penuh, keadilan dan efek jera mampu diberikan kepada pelaku tersebut dengan keterlibatan kalian semua untuk menandatangani petisi ini. Hal tersebut bertujuan agar kader GmnI yang merendahkan perempuan seperti pelaku inisial “B” tersebut mampu dimakzulkan atau dikeluarkan dari organisasi secara resmi atau dengan mengundurkan diri.

Hal ini sangat meresahkan dan membuat saya terganggu secara psikis. Orang tua dan keluarga saya sangat tersinggung karena merasa harga diri anak perempuannya direndahkan oleh kawan seorganisasinya sendiri. Pernyataan ini memaksa dengan wajib bagi pelaku untuk membuat permintaan maaf secara tertulis, baik untuk saya pribadi, orang tua saya, keluarga saya dan seluruh kader-kader GmnI.

Peristiwa ini membuat masyarakat pada umumnya dan secara khusus (kader-kader GmnI) menjadi geram dengan tindakan tercela yang dilakukan pelaku.

Saya, salah satu kader perempuan di GmnI sama sekali tidak menjual diri. Jadi, hal tersebut tidak sepantasnya dilakukan dengan mengajak saya tidur bersama baik dengan tawaran apapun dan berapapun.