Kami IPPMST menolak RASISME dan tindak kekerasan kepada saudara kita (PAPUA)

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Kamis, 15 Agustus 2019, Tepat 2 hari sebelum hari Kemerdekaan Indonesia ke 74  Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) di Kota Malang melakukan unjuk rasa damai untuk menolak Perjanjian New York yang ditandatangani Indonesia, Belanda, dan Amerika Serikat pada 15 Agustus 1962.

Aksi mereka dihadang oleh sekelompok orang berpakaian preman yang kemudian meneriaki massa aksi damai yang mayoritas mahasiswa Papua tersebut dengan nama-nama binatang, melempari helm dan batu, dan menendang mereka. Tidak selesai disitu para mahasiswa Papua yang sebenarnya hanya korban justru diperlakukan represif oleh aparat. Asrama mereka dibiarkan dikepung oleh kelompok tak dikenal tersebut dan beberapa mahasiswa ditangkap paksa oleh aparat. 

Masyarakat papua pun melakukan orasi politik dan menuntut aparat mengembalikan para mahasiswa yang mereka tahan. Mereka tetap melakukan orasi karena mereka percaya mereka mempuanyai hak menyampaikan pendapat sesuai UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Namun sebagai hasil dari usaha mereka, yang terjadi selanjutnya justru pengepungan Asrama Kamasan Mahasiswa Papua di Surabaya oleh aparat Tentara, Satpol PP dan ormas reaksioner. Mereka juga melakukan pengrusakan terhadap pagar asrama dan beberapa jendela-jendela asrama pecah. Aparat Tentara, Satpol PP, dan ormas-ormas reaksioner sudah menutup jalan masuk menuju asrama. Dikhawatirkan mereka akan mendobrak masuk asrama. Ini terjadi karena mahasiswa Papua dituduh merusak bendera merah putih yang telah dipasang di luar pagar asrama. dimana sebenarnya tidak ada bukti atas tuduhan itu.

Untuk itu kami selaku Ikatan Pemuda Pelajar dan mahasiswa Malang Sulawesi Tengah Mengajak Anda semua untuk menandatangani Petisi ini sebagai bentuk penolakan dan kecaman terhadap peristiwa ini karena kami percaya bahwa siapapun anda, apapun suku anda dan agama apapun anda, selama anda berstatus orang indonesia maka kita semua adalah saudara.