Haramkan Money Politik, Bupati Muna Barat Di Pecat oleh DPW Partai Amanat Nasional SULTRA

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Dimulai dari pemberitaan salah satu media lokal Sultra, Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tenggara, Adriatma Dwiputra (ADP) meminta ketua DPD PAN Muna Barat LM Rajiun Tumada yang juga Bupati Muna Barat (http://bit.ly/2onUGst  untuk mengundurkan diri dari jabatannya. ADP hanya memberi waktu kepada Bupati Muna Barat itu 2×24 jam (http://bit.ly/2EZL8y2. Setelah ancaman ini tepatnya tanggal 22/02/2018 DPW PAN Pecat Rajiun Tumada (http://bit.ly/2sN6v0Q pemecatan ini indikasi tidak patuh pada kebijakan partai untuk mendukung calon gubernur Asrun-Hugua salah satunya terkait dengan tidak hadirnya LM Rajiun Tumada pada saat safari politik Asrun - Hugua di muna barat (http://bit.ly/2BHLY0s)

Tidak hadirnnya Bupati Muna Barat itu sudah di klarifikasi oleh Ketua Rajiun Center Laode Rahmat mengatakan "saat safari politik calon gubernur ASRUN -HUGUA Ketua PAN Mubar ada dua kegiatan merupakan tugas wajib sebagai bupati muna barat pertama  bertemu dengan pihak Badan Pemeriksa Keungan terkait dengan evaluasi keuangan Muna Barat, dan kedua Menyambut mahasiswa KKN UHO yang jumlahnya ratusan mahasiswa dan datang bersama rektor UHO. 

Selain itu La Ode Rahmat, Memastikan kalau bupati muna barat tidak akan membelengu warganya di muna barat untuk menentukan pilihan politik pada satu calon gubernur dan akan mempersilahkan warganya untuk memilih sesuai dengan hati nurasi masing-masing. juga diketahui kalau Bupati Muna Barat satu-satunya bupati yang mengnggagas Gerakan anti-money politic untuk pemilihan gubernur serentak tahun 2018 dengan melibatkan semua golongan mulai dari masyarakat biasa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh perempuan (http://bit.ly/2sMcZNh

Namun seakan tidak peduli dengan klarifikasi tersebut, Sekretaris DPW Partai PAN tepatnya pada tanggal 21 Februari 2018 Saya minta ketua DPD PAN Muna Barat LM Rajiun Tumada untuk mengundurkan diri dari jabatannya dan memberi waktu kepada Bupati Muna Barat itu 2×24 jam. “Kalau tidak ya langsung kita pecat (http://bit.ly/2EZL8y2.  

Begitulah pernyataan Sekretaris DPW Partai PAN yang juga Walikota Kendari dan Juga Anak Calon Gubernur Asrun kepada bupati muna barat karena tidak menghadiri safari politik Pasangan Calon Gubernur Asrun - Hugua karena bertepatan dengan tugas wajib sebagai bupati. 

Fakta-Fakta ini dinilai oleh masyarakat sebagai bentuk arogansi dari kepemimpinan dalam partai politik, mari terus dukung Bupati Muna Barat dalam menjalankan tugas utama sebagai bupati untuk mewujudkan Visi dan Misi saat dipilih oleh rakyat dan terus dukung bupati muna  barat LM Rajiun Tumada untuk Gerakan anti-money politic di Sultra pada pilkada serentak tahun 2018 dengan menandatangani petisi ini.



Hari ini: Rajiun mengandalkanmu

Rajiun Center membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "orang: Haramkan Money Politik, Bupati Muna Barat diacam di pecat dari partai PAN Sultra". Bergabunglah dengan Rajiun dan 22 pendukung lainnya hari ini.