TOLAK BIGBANG SEUNGRI LIVE IN JAKARTA 2019

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah calon penonton konser solo Seungri memutuskan membatalkan tiket yang telah mereka beli. Disebut-sebut, itu terkait dengan kasus pelecehan seksual yang menyandung sebuah kelab malam di Korea Selatan yang sebagian sahamnya dimiliki sang personel Bigbang.

Karyawan Burning Sun--nama kelab malam itu--disebut menggeret klien perempuan mereka ke ruangan VIP untuk dilecehkan secara seksual. Polisi juga dilaporkan menjadi bagian dari 'skenario' itu. Seorang pria, mengutip AllKPop, disebut hendak melindungi perempuan itu, tapi justru dikeroyok dan dipukuli oleh karyawan kelab serta polisi yang menjadi klien.

Dispatch, media gosip yang kerap membongkar fakta mengejutkan di Korea, mengunggah percakapan antara karyawan dan klien di Burning Sun terkait pelecehan seksual itu. Warganet pun mengungkap bahwa eksekutif manajer Burning Sun berteman baik dengan Seungri.

amun Seungri membantah bahwa ia tahu dan menjadi bagian dari pelecehan yang terjadi.

Meski demikian, penggemar Seungri masih kecewa. Beberapa dari mereka membanjiri penyedia tiket dengan pertanyaan tentang tata cara pengembalian uang untuk pembatalan tiket. 

Menurut berbagai situs tiket yang ditelusuri AllKPop per hari ini, Kamis (7/2), ada sekitar 394 kursi masih tersedia untuk pertunjukan pada 16 Februari dan 454 kursi tersedia untuk pertunjukan 17 Februari. Kekosongan itu belum termasuk dari mereka yang batal.

menurut netizenbuzz, ketika diberitakan bahwa seungri menambahkan JAKARTA sebagai kota penutup bagi konsernya, banyak yang menyayangkan bahwa ia bisa menggelar konser di saat seperti ini. secara objektif saya percaya bahwa setidaknya dia menunggu sampai hasil penyidikan membuktikan bar tersebut tidak bersalah. meskipun bocoran dari Dispatch membuktikan bahwa tindakan pelecehan benar-benar sering terjadi di klub tersebut. 

sebagai warga Indonesia yang bermoral saya harap kita semua sadar untuk tidak mendukung acara ini dan membiarkan seungri fokus pada kasus hukum bar yang ia memiliki saham di dalamnya tersebut. di korea, kepercayaan terhadap seungri telah menurun drastis.