Dukung Platform Digital Umat Muslim!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Umat Muslim Akhir Zaman

افْتَرَقَتِ الْيَهُوْدُ عَلَى إِحْدَى وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً ، وَافْتَرَقَتِ النَّصَارَى عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً ، وَسَتَفْتَرِقُ هَذِهِ الأُمَّةُ عَلَى ثَلاَثٍ وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً

Orang-orang Yahudi telah berpecah belah dalam tujuh puluh satu kelompok dan Nasrani berpecah belah menjadi tujuh puluh dua kelompok serta umat ini akan pecah menjadi tujuh puluh tiga kelompok”. (HR al-Tirmidzi)

Hadist tersebut menerangkan bahwa umat muslim pada akhir zaman akan terpecah belah. Selanjutnya ada beberapa faktor umat muslim terpecah belah:

1. Tipu daya dan konspirasi musuh-musuh Islam.

Umat islam sendiri memiliki musuh-musuh yang memiliki agenda untuk menghancurkan persatuan umat dengan harapan mengambil keuntungan dari perpecahan umat tersebut.

2. Kebodohan terhadap agama, talaqqi.

Kebodohan di sini bermaksud kebodohan aqidah dan syariah, sunnah, ushul, kaedah dan manhajnya. Dengan begitu salah untuk memahami Islam dengan baik dan benar.

3. Sikap ekstrim dalam agama, kezhaliman dan kedengkian.

Perpecahan juga didasari akan sikap ekstrim dalam memahami Islam, sehingga menimbulkan kezhaliman, kedengkian, yang akhirnya dapat memecah belah antar sesama umat.

4. Kebid’ahan dalam agama.

Dewasa ini, bid’ah mem-bid’ahkan sesama muslim merupakan hal yang lazim terjadi. Saling klaim antar ahli kitab, saling menjelekkan sesama, bahwasana pandangan mereka yang paling benar dan menganggap pandangan lain salah. Hal inilah yang dapat memecah belah umat. 

Kasus Penistaan Agama Islam

Pada tanggal 4 November 2016 (411) dan 2 Desember 2016 (212), umat muslim yang merupakan umat terbesar di Indonesia melakukan aksi demo besar-besaran terhadap kasus mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (ahok) atas kasus penistaan agama yang dituduhkan padanya. Demo tersebut dilakukan di Bunderan Hotel Indonesia, Monumen Nasional, Mesjid Istiqlal  hingga Patung Kuda Arjuna Wijaya. Demo 411 dan 212 digadang-gadang merupakan demo damai umat muslim terbesar yang pernah ada di dunia, kita sebagai muslim patut bangga akan status tersebut bahwasanya islam merupakan agama yang cinta damai. Terciptanya damai, aman, tentram tidak luput dari peranan beberapa Ustad, Kiai, Habib dan Pemuka lainnya yang tidak dapat disebutkan namanya satu persatu, yang turun langsung memimpin jalannya demo tersebut. Pada saat itu terlihat jika Umat Muslim Indonesia dapat bersatu padu. Sehingga anggapan bahwa umat muslim terpecah seakan sirna sudah.

Platform Pemersatu Umat Muslim

Melihat fenomena di atas, Qabul berkeyakinan umat muslim dapat bersatu kembali. Untuk itu Qabul memiliki tekad menyatukan umat muslim melalui sebuat platform digital melalui website dan aplikasi. Platform tersebut berisikan sebuah benang merah yang merupakan dasar atau fundamental dari agama Islam itu sendiri. Platform ini menggabungan seluruh elemen masyarakat muslim sehingga persatuan muslim dapat tercapai. Tujuan dari platform tersebut adalah mengembalikan persatuan dan kesatuan umat muslim, sehingga dapat menciptakan perekonomian muslim yang kuat dan tegaknya Syariat Islam. Prototype Qabul dapat dicek melalui: http://www.qabul.co.id

Qabul juga melakukan penggalangan dana di https://kitabisa.com/Qabul

Tujuan dari penggalangan dana umat adalah untuk membantu tim Qabul mempercepat pembuatan platform Qabul sehingga mempercepat persatuan umat demi terciptanya kekuatan digital umat muslim. Syukron, Wassalam...

Sekecil apapun dukungan dari saudara/i sangat berarti bagi Qabul, semoga mendapatkan balasan setimpal oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Aamiin...

(Badar Basmallah, Tim Qabul)

#muslimbersatu



Hari ini: Qabul mengandalkanmu

Qabul membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Muslim: Dukung Platform Digital Muslim untuk Persatuan Umat!". Bergabunglah dengan Qabul dan 41 pendukung lainnya hari ini.