kesetaraan penderita buta warna

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Penderita buta warna seperti di diskrdiskriminasi dan dianggap sebagai sebuah disabilitas di negeri yang kejam ini. Hampir seluruh perusahaan swasta maupun bumn menjadikan syarat bebas buta warna pada perusahaan mereka tanpa melihat kualifikasi pelamar, dan juga tanpa memandang apakah ia buta warna parsial atau total. Padahal dalam faktanya penderita buta warna juga dapat melakukan hal yang sama. Selain di tenaga kerja, di perguruan tinggi maupun di ikatan dinas tertentu melarang buta warna untuk mendaftar tanpa alasan yang jelas. Disini saya meminta kesetaraan dan tidak ingin dianggap bahwa buta warna adalah sebuah kekurangan serta saya menuntut agar pak presiden dapat memerintahkan para menteri dan jajarannya agar dapar merevisi serta menelaah kembali agar kami sebagai penderita buta warna tidak dicurangi di negeri sendiri. Terima kasih