Petisi Bubarkan PT. MEP BUMD KAB. MUBA

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Assalamu Alaikum.wr.wb

Bismillahir Rahmanir Rohim 

Sejak berdiri hingga PT. Muba Electric Power anak BUMD Kab. musi Banyuasin dibawah PT. Petro Muba Holding selalu merugi. .. 

Meskipun terus disubsidi oleh Pemda Muba.. Pt.mep memiliki tunggakan hutang Terhadap PT PLN UP3 Palembang yang mencapai lebih dari Rp 41 Milyar.


Hal tersebut berimbas pada pemutusan/ pemadaman listrik. Oleh pihak PLN ULP Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin dan PLN ULP Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Di dua Kecamatan dalam Kabupaten Musi Banyuasin yakni Kecamatan Tungkal Jaya, keluang dan Kecamatan Plakat Tinggi.

selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Musi Banyuasin memiliki tunggakan hutang terhadap PT PLN UP3 Palembang yang mencapai lebih dari Rp 41 Milyar.


Berimbas pada pemutusan/ pemadaman listrik. Oleh pihak PLN ULP Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin dan PLN ULP Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Di dua Kecamatan dalam Kabupaten Musi Banyuasin yakni Kecamatan Tungkal Jaya dan Kecamatan Plakat Tinggi.

  

Subsidi pemda muba kepada PT.mep terdata di tahun 2017 saja, anak perusahaan PT Metro Muba Holding yang menangani kelistrikan di daerah terpencil wilayah Kabupaten Musi Banyuasin ini mendapat subsidi Rp 6.153.759.999. Sedang di 2018 meningkat jadi Rp 6.900.000.000 melalui PT Petro Muba Holding, induk dari perusahaan milik Pemda Muba lewat program penyertaan modal,namun tetap saja merugi. 

Disamping itu lemahnya daya listrik yg diterima pengguna banyak dikeluhkan masyarakat dan mengakibatkan alat2 elektronik rumahan banyak yg rusak. 

Pemadaman sepihak yg hampir setiap hari terjadi tidak sesuai dengan nominal biaya yg harus dibayar pemakai. Karena harga jual listrik dari PT. MEP lebih tinggi dari harga kWh PT. PLN.  

Tidak ada transparansi dan audit keuangan perusahaan tersebut dalam hal pertanggungjawaban keuangan membuat masyarakat merasa tidak percaya lagi dengan keberadaan PT. MEP sbg BUMD.   

Management perusahaan yg tidak jelas dan pelayanan serta penyaluran listrik yg tidak sesuai baku mutu dinilai menjadi kegagalan PT. MEP... 

Hal tersebut bertentangan dengan UUD 45, UU No.30 tahun 2008 tentang ketenagalistrikan dan UU No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen

Untuk itu mewakili Aliansi masyarakat Peduli Listrik se-Kabupaten Musi Banyuasin kami melakukan petisi: 

1.Mendesak BPK RI/BPKP Provinsi SEMSEL melakukan audit keuangan PT. MEP yg bersumber dari APBD Kabupaten. Musi Banyuasin

2.Jika terbukti terjadi kerugian dan diduga terjadi tindak pidana korupsi dan money laundry,  maka kami meminta penegakan hukum segera dilaksanakan dengan seadil-adilnya

3.Menolak subsidi kembali dari APBN kab.Muba fitahun 2019 untuk PT. MEP. 

4. Bubarkan PT. MEP BUMD Kab. Muba dan kembalikan pelayanan listrik ke PT. PLN. 

 

5 alasan petisi ini dibuat, antara lain: 

1.PT.MEP tidak profesional dalam pelayanan terhadap pelanggan, perawatan alat dan listrik yg diterima masyarakat juga tidak sesuai mutu baku yg dibayar...
2. PT. MEP tidak transparan dalam pembiayaan yg bersumber dari APBD muba... Jika benar2 objektif mari kita audit...baik Bpk ri maupun lembaga audit eksternal lainnya...
3. Rendahnya kualitas pelayanan baik dari jaringan kabel yg tidak standar dan terkesan tak terurus.pemadaman sepihak yg terlalu sering,. Maupun daya listrik yg lemah merugikan pengguna/ konsumen
Belum lagi terkait tenaga kerja yg tidak jelas... Sebagai Perusahaan yg melayani hampir jutaan pelanggan...
4.jika PT.MEP dibubarkan, makan hutang PT. MEP tidak menjadi beban pemda muba... Aset perusahaan yg ada diserahkan ke PLN... Dan pelayanan listrik dikembalikan ke PLN...
Skema ini salah satu opsi penyelesaian yg rasional... Dari pada pemda kembali mensubsidi pt. Mep...
5.keresahan warga desa dibeberapa kecamatan terhadap pelayanan listrik oleh PT.mep khususnya kecamatan  lalan yg menikmati listrik hanya beberapa jam dari pembangkit listrik tenaga Diesel PT.mep..pembayaran tidak sesuai dengan kWh yg digunakan... Dengan harga diatas nilai jual PLN... Padahal pelayan yg diterima sangat mengecewakan....belum lagi dari kec. keluang,  kec. Plakat tinggi,  kec. Tungkal jaya dll.. 

Ayo tandatangani petisi ini sebanyak mungkin. .. Target 10 ribu pelanggan PT. MEP



Hari ini: Gerakan Peduli Listrik mengandalkanmu

Gerakan Peduli Listrik Kab. musi Banyuasin membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Muhammad Fathoni: Petisi Bubarkan PT. MEP BUMD KAB. MUBA". Bergabunglah dengan Gerakan Peduli Listrik dan 12 pendukung lainnya hari ini.