Tolong beri masker atau hujan buatan untuk Jambi, selamatkan dari ASAP jahat !

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Dilansir dari detiknews:

Kondisi udara di Kota Jambi pada malam hari ini berkategori tidak sehat. Buruknya kondisi udara ini merupakan dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Data real time pukul 20.00 WIB tanggal 9 September 2019. Berdasarkan data AQMS DLH Kota Jambi menunjukkan bahwa kecenderungan kualitas udara berfluktuasi atas nilai Particulate Meter (PM 2.5) nilai 746 diatas baku mutu dengan kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya. Masyarakat diminta tidak banyak beraktivitas di luar ruangan atau tetap menggunakan masker jika berada di luar ruangan,'' kata Kabag Humas Kota Jambi, Abu Bakar, Senin (9/9/2019).

Sementara dari data BMKG, jarak pandang di Kota Jambi pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB sudah di angka 1.600 meter. Kondisi udara itu semakin malam semakin terlihat pekat hingga membuat pengendara di jalan harus berhati-hati berkendara.

Tidak hanya jarak pandang yang mulai terganggu, kualitas udara yang buruk membuat kesehatan masyarakat di Kota Jambi mulai terganggu.

"Kalau malam hari memang asap ini terasa pekat ya. Kita bahkan sedikit berhati-hati ketika berkendara, lalu apalagi karena asap ini juga membuat kondisi tubuh kita mulai terganggu seperti batuk, pusing, mual, terutama pernapasan yang tidak enak," kata Toni, warga Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Kebakaran hutan dan lahan di beberapa titik di Jambi masih terjadi. Kebakaran lahan terpantau di Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tanjung Jabung Timur serta Muaro Jambi.

  •