Harga Jagung, Bawang Merah dan Cabai Anjlok

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Sejak akhir bulan Oktober 2017 hingga minggu ke-1 Januari 2018, harga Jagung disemua rantai distribusi anjlok. Saat ini per 8 Januari 2018 harga Jagung tongkol ditingkat Petani hanya Rp 1.100 - 1.200 per kg dari sebelumnya Rp 1.400 - 1.600 per kg. Begitu juga untuk Jagung Pipilan Kering, saat ini per 8 Januari 2018 hanya Rp 2.500 - 2.700 per kg, sebelumnya Rp 3.000 - 3.200 per kg. Penurunan harga tersebut terjadi pada perioda waktu yang seharusnya terjadi kenaikkan harga yaitu bulan Desember dan Januari. Selain hatha yang tidak menarik, Petani masih dihadapkan dengan iklim yang anomali, curah hujan cukup tinggi sejak bulan November 2017 yang lalu, kondisi tersebut mengakibatkan Jagung Petani rusak saat panen dan pasca Panen. Berbeda dengan perioda yang sama tahun lalu, harga Jagung sangat tinggi hingga Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan melakukan sejumlah langkah-langkah untuk menekan kenaikkan harga. Namun, langkah-langkah yang seperti itu tidak dilakukan oleh para Menteri tersebut, disaat harga Jagung anjlok seperti saat ini. Petani menanam Jagung selama 120 hari - 150 Hari, berharap volume panen yang bagus dan harga yang wajar serta mendapat keuntungan atas jerih-payahnya. 

Selain Jagung, harga anjlok juga terjadi pada komoditas bawang Merah dan cabai. Biaya produksi dan panen berbanding harga jual menjadi negatif. Ini fenomena yang seharusnya disikapi secara cepat oleh Kementerian terkait.

Petisi ini untuk mengingatkan kita sebagai Petani dan pelaku Pertanian.



Hari ini: Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) mengandalkanmu

Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan: Harga Jagung, Bawang Merah dan Cabai Anjlok". Bergabunglah dengan Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) dan 14 pendukung lainnya hari ini.