Kami tidak bodoh pak, kami cuma korban dari kemiskinan yang terstruktur

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Kepada

Yth. Bapak Menteri Pendidikan Indonesia

 

Assalamualaikum pak, bagaimana kabarnya ?

Saya doakan semoga selalu sehat ya. :)

Perkenalkan pak, saya Andinne Chandrawati, salah satu pelajar dari NTT. 

Pak, mengenai isu yang beredar tentang dikambinghitam-nya NTT sebagai penyebab jatuhnya rangking Indonesia di ajang PISA kemarin, saya ingin mengeluarkan pendapat sedikit; jika diizinkan. :)

Hati kami; rakyat NTT, teriris pak saat mendengar kabar buruk tersebut. Bapak tahu berapa banyak hati pelajar dari NTT yang hancur hatinya ketika mengetahui hal itu ? Bapak bisa bayangkan bagaimana perasaan Guru-Guru kami yang dengan susah payahnya menguras tenaga, pikiran, serta waktu untuk mendidik kami ? 

Pak, tolong jangan patahkan semangat belajar kami selama ini hanya dengan pernyataan seperti itu. Tolong pak.

Pak, ada satu pertanyaan yang ingin saya ajukan kepada Bapak. Maaf jika pertanyaan ini sedikit 'kasar' untuk dibaca oleh orang Terhormat dan Berpendidikan seperti Bapak. Namun saya harus mengajukannya, Pak. Agar tiada lagi keresahan dalam diri saya maupun saudara/i saya di NTT.

"Pak, jika kami dibilang bodoh, lantas sudah sejauh mana peran bapak sebagai Menteri Pendidikan itu sukses ? Apakah kemiskinan dan kebodohan yang kami rasakan saat ini adalah kesalahan kami sendiri ? Kami sudah berusaha, pak. Hanya saja pemerintahan ini yang terlalu membelakangi kami, meng-anaktirikan kami. Jika kamilah penyebab jatuhnya ranking Indonesia di ajang pendidikan dunia, kenapa kami tetap tidak diperhatikan ? Kenapa kami dibiarkan terus menerus merasakan kemiskinan dan kebodohan ini ?"

 

Demikian suara saya, Pak. Maaf jika sedikit minor dan tidak enak dibaca.

 

Sekali lagi, tolong jangan hancurkan semangat kami untuk menjadi anak pintar seperti yang bapak idamkan ya Pak :)

 

Salam saya

 

Andinne Chandrawati



Hari ini: Andinne mengandalkanmu

Andinne chandrawati membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Menteri pendidikan: Kami tidak bodoh pak, kami cuma korban dari kemiskinan yang terstruktur". Bergabunglah dengan Andinne dan 10 pendukung lainnya hari ini.