TOLAK KEBIJAKAN "FORMASI PEKERJA SOSIAL" DAPAT DIISI OLEH SEMUA JURUSAN PADA PENERIMAAN PNS/ASN!!

Reasons for signing

See why other supporters are signing, why this petition is important to them, and share your reason for signing (this will mean a lot to the starter of the petition).

Thanks for adding your voice.

fadil a
2 years ago
karena pekerjaan sosial harus memiliki payung hukum . pekerja sosial tdak bisa dilakukan oleh sembarang orang, pekerja sosial harus memiliki kompetensi dan keahlian agar para PMKS dapat ditangani dengan efisien dan efektif

Thanks for adding your voice.

Andi Akhiruddin
7 years ago
ingin melihat pemerintah tdk serampangan dalam mengeluarkan kebijakan,,,pelajari dulu apa itu peksos....

Thanks for adding your voice.

Arif Khumaidi
7 years ago
karena hal ini tidak sesuai dengan apa yang seharusnya kita perjuangkan selama ini, profesionalitas Pekerja Sosial tidak bisa digantikan oleh sarjana lain.

Thanks for adding your voice.

feri setiadi
7 years ago
Saya tandatangani petisi sebagai perlawanan akan penghinaan profesi kami!!!!

Thanks for adding your voice.

Ruswanto Tjl
7 years ago
Karena profesi ini tidak dapat di isi oleh semua orang, harus di isi oleh orang2 yang profesional yang mendapatkan pendidikan pekerjaan sosial sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

Thanks for adding your voice.

anisah saodih
7 years ago
masalah PMKS ini harus ditangani oleh Pekerja sosial Profesional

Thanks for adding your voice.

sugeng saputro
7 years ago
kami para profesional yang tidak mau dicampur aduk dengan yang lain!

Thanks for adding your voice.

Agung Wuryanto
7 years ago
Penting bagi kelangsungan profesi pekerjaan sosial di nusantara

Thanks for adding your voice.

Agustriani Luvita Sihotang
7 years ago
Mungkin semua orang/jurusan dapat menjadi pekerja sosial, tapi tidak semua mereka dapat memahami benar penyakit dan gejala sosial yang orang Sosiologi atau Ilmu Kesejahteraan Sosial pelajari. Pahami ini.

Thanks for adding your voice.

Monang Mateus
7 years ago
perlu dipikirkan dan disosialisasikan kembali sebelum mengambil keputusan yang bersifat umum.