Kemenangan

Izinkan saya gunakan BPJS untuk pengobatan anak saya

Petisi ini membuat perubahan dengan 154 pendukung!


Istri saya mengalami preklamsia berat pada usia kehamilan 29 minggu. Sebelumnya ia dirawat di RSIA Ummi, Bogor. Namun pada hari ke empat perawatan, dokter menyatakan tidak sanggup menangani dan mengusulkan rujukan ke RS Fatmawati. Menurut beliau, paru-paru istri saya sudah dipenuhi cairan. Seperti bom waktu, hal yang tidak diinginkan bisa datang tiba-tiba tanpa terprediksi. Bayi dalam kandungan istri saya harus segera dikeluarkan. Dan setelah dilahrikan, sang bayi harus mendapatkan NICU (Neonatal Intensive Care Unit). Namun sayangnya, RS Fatwawati mengkonfirmasi bahwa disana ruang NICU sudah penuh, sehingga tidak memungkinkan penanganan terhadap istri saya. Sekedar informasi, saat itu kami menggunakan BPJS kesehatan. 

Saya semakin panik setelah mendapatkan kabar bahwa semua ruang NICU se-RSUD Jakarta telah penuh. Hingga pada akhirnya saya memutuskan untuk membawa istri saya ke RSAB Harapan Kita, walaupun saya tahu ruang NICU disanapun sudah penuh. Tidak ada pilihan lain. Alhamdulillah, penanganan disana cukup cepat. Istri saya dinyatakan harus segera dioperasi caesar. Beberapa saat sebelum operasi dilakukan, mukjizat datang. Kami mendapatkan informasi bahwa ruang NICU ada satu yang kosong dan bisa digunakan anak saya nanti. Sungguh itu keajaiban yang telah tuhan berikan kepada kami. 

Kami tidak bisa menggunakan BPJS disana, karena memang kami bukan berasal dari RS rujukan seperti yang telah ditetapkan oleh BPJS. Tidak masalah, kami daftar sebagai pasien umum. Sungguh, keselamatan anak istri saya adalah yang utama.

Segala puji bagi Allah, istri dan anak saya selamat. Istri saya masuk ICU dan anak kami yang lahir prematur masuk NICU. Namun, saya sungguh kaget ketika menerima resep pertama untuk pengobatan anak saya yang bernilai hampir Rp. 6 juta. Dan semakin kaget lagi setelah mengetahui biaya perawatan untuk anak saya akan membutuhkan sekitar Rp. 5 juta/hari.

Pada hari pertama tagihan perawatan untuk anak saya sudah mencapai Rp. 8 juta belum termasuk resep Rp. 6 juta. Resep akan rutin diberikan dokter setiap 3 hari sekali dan nilainya adalah jutaan disetiap resepnya. Saya berusaha menggali informasi berapa lama kira-kira anak saya membutuhkan perawatan NICU. Sekitar 30 hari, atau kemungkinan lebih lama lagi. Itu informasi yang saya dapatkan. Saya memperkirakan biaya yang harus saya siapkan adalah sekitar Rp. 200 juta (bisa kurang, mungkin juga bisa lebih). Belum termasuk biaya operasi istri saya yang membutuhkan biaya puluhan juta rupiah.

Biaya yang harus saya siapkan sungguh sangat jauh diluar kemampuan saya. Pun ketika saya telah menjual rumah, ternyata masih tidak mencukupi.

Di usia dua hari, anak saya sudah memiliki BPJS kesehatan. Saya berharap bisa menyelesaikan masalah administrai anak saya sebagai pasien umum dan melanjukannya dengan pasien BPJS. Namun baik rumah sakit ataupun BPJS menyatakan hal tiu tidak mungkin dilakukan.

Anak saya tidak memungkinkan untuk berpindah rumah sakit karna kondisinya saat ini masih menggunakan alat bantu napas dan sulitnya menemukan rumah sakit yang memiliki NICU level 3. Kalaupun ada, sejauh ini mereka mengatakan bahwa ruangnya penuh.

Kepada BPJS Kesehatan, apakah tidak ada aturan yang dapat memberikan kemudahan bagi saya? Apakah saya harus menyerah untuk membiayai anak saya karna semua aset milik saya sudah habis terjual? Apakah anak saya harus terpaksa tidak terselamatkan ketika saya sudah tidak lagi memiliki uang yang cukup untuk membeli obatnya?

Mengutip Visi BPJS Kesehatan:

CAKUPAN SEMESTA 2019

"... seluruh penduduk Indonesia memiliki jaminan kesehatan nasional untuk memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatannya yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan yang handal, unggul dan terpercaya."



Hari ini: eka mengandalkanmu

eka Prasetya membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "MENTERI KESEHATAN, RSAB Harapan Kita, BPJS KESEHATAN: Izinkan saya gunakan BPJS untuk pengobatan anak saya". Bergabunglah dengan eka dan 153 pendukung lainnya hari ini.