Petisi ditutup

Cabut Peraturan Menteri Kesehatan Yang Rugikan Peserta BPJS

Petisi ini mencapai 110 pendukung


Pasal 25 Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 4 Tahun 2017 khususnya Ayat (2) huruf b yang berbunyi : Peserta jaminan kesehatan nasional yang menginginkan kelas pelayanan rawat inap yang lebih tinggi dari haknya, harus membayar selisih biaya/tambahan biaya setiap episode rawat inap dengan ketentuan, kenaikan kelas pelayanan rawat inap ke kelas VIP dengan fasilitas 1 (satu) tingkat di atas kelas 1, pembayaran tambahan biaya paling banyak sebesar 75% (tujuh puluh lima perseratus) dari Tarif INA CBG kelas 1 ;

Kata "Pembayaran Tambahan Biaya Paling Banyak Sebesar 75%" pada Peraturan Menteri Kesehatan tersebut rentan disalah gunakan oleh pihak Rumah Sakit untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya dari peserta BPJS yaitu dengan mengenyampingkan kata "Paling Banyak" dan langsung saja menagih tambahan 75% dari Tarif INA CBG kelas 1 kepada peserta BPJS yang naik kelas dari kelas I ke kelas VIP.

Kejadian tersebut telah terjadi di Medan, dimana Pihak Rumah Sakit mewajibkan peserta BPJS untuk membayar tambahan sebesar 75% dari Tarif INA CBG kelas I tanpa mau memberitahukan berapa besar biaya perawatannya selama berada di kelas VIP.

Jika biaya perawatan selama di kelas VIP sama atau lebih kecil dari Tarif INA CBG kelas I tapi peserta BPJS masih diwajibkan untuk membayar tambahan 75% dari Tarif INA CBG kelas I itu zalim namanya.

Jika peserta BPJS sudah membayar biaya perawatannya selama dirawat di kelas VIP tapi pihak Rumah Sakit masih juga menagih kepada BPJS sesuai Tarif INA CBG kelas I bukankah itu korupsi namanya ? 

Untuk itu dimohonkan kepada Menteri Kesehatan RI agar meninjau kembali aturan didalam Permenkes No. 4 Tahun 2017 tersebut khususnya Pasal 25 ayat (2) huruf b dengan mewajibkan pihak Rumah Sakit untuk memberitahukan berapa besar biaya perawatan selama di kelas VIP dan jika biayanya lebih besar dari Tarif INA CBG kelas I maka peserta BPJS diwajibkan untuk menambah selisih/kekurangannya sebanyak-banyaknya 75% dari Tarif INA CBG kelas I.



Hari ini: Agam mengandalkanmu

Agam Sandan membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Menteri Kesehatan RI: Cabut Peraturan Menteri Kesehatan Yang Rugikan Peserta BPJS". Bergabunglah dengan Agam dan 109 pendukung lainnya hari ini.