Petition Closed
Petitioning Menteri Kesehatan Republik Indonesia
This petition will be delivered to:
Menteri Kesehatan Republik Indonesia

Jangan biarkan ibu hamil & bersalin hanya dijadikan obyek

Saat ini ibu hamil dan bersalin lebih sering hanya dijadikan obyek oleh tenaga medis, banyak ibu hamil secara sistematis diarahkan untuk bedah caesar ketimbang didorong untuk mengalami persalinan alami, bahkan hasil survey sederhana salah satu ahli kandungan dan hasil diskusi ringan dengan bidan-bidan yang kami kenal mengatakan beberapa rumah sakit di Denpasar persentase operasi caesar diatas 60% bahkan ada yang mencapai 90%, mungkin juga ini yang terjadi juga di kota-kota lain.
Besar nilai Jampersal yang dibayarkan oleh pemerintah untuk para bidan dan prosesnya yang memakan waktu lama, tentu saja akhirnya kalah dengan besar dan cepatnya komisi yang diberikan rumah sakit apabila bidan itu merujuk pasien untuk bedah caesar di rumah sakit.
Saya bersama istri mengalami sendiri kondisi dimana kami yang ingin anak lahir secara normal, agar bisa menikmati proses indahnya kebesaran Tuhan, agar bisa IMD, sejak awal seperti digiring untuk memilih caesar, bahkan sebulan sebelum HPL dokter dengan terang-terangan mengatakan pada kami untuk booking kamar dan pilih tanggal bersalin sehingga kami memutuskan untuk pndah dokter kandungan, dan ternyata anak kami bisa lahir dengan persalinan alami dan selamat.
Tiap keluarga pasti ingin bisa menikmati proses persalinan sesuai dengan kodratnya, namun penggiringan opini akhirnya membuat banyak persalinan dilakukan secara caesar, bukankah Sang Pencipta menciptakan wanita sedemikian rupa secara kodrati untuk dapat melahirkan, bukankah persalinan alami banyak manfaatnya bagi ibu dan bayinya, bayi jadi lebih imun, IMD membantu bayi mendapat colustrum, biaya persalinan lebih murah, tanpa robekan perut sehabis caesar maka pemulihan kondisi ibu jauh lebih cepat.
Kami bukan anti caesar, namun kami memilih Caesar sebagai pilihan terakhir saat memang itu harus dilakukan!
Bila persalinan alami dianggap berbahaya, mengapa tidak pernah dipublikasikan juga besar angka kegagalan operasi caesar selama ini?
Ijinkanlah para ibu mengetahui hak-haknya karena mereka yang membayar jasa tenaga medis yanmg membantu mereka, ijinkanlah para ibu memperoleh informasi seluas-luas dan sebenar-benarnya, ijinkanlah para ibu memilih persalinan yang dikehendaki bukan karena penggiringan opini karena semata-mata "saya dokter, anda pasien, dan saya lebih tahu dari anda!" tolong hormati dan layani ibu hamil dengan seharusnya, jangan jadikan ibu hamil sebagai obyek.
Naikkan nilai jampersal persingkat proses pencairannya, agar para bidan semangat membantu persalinan, sebab bila mereka hanya merujuk ke rumah sakit maka kemampuan dan ketrampilannya sebagai bidan akan menurun. Ini juga akhirnya akan merugikan masyarakat secara luas.
Mohon Menteri Kesehatan dan pihak-pihak terkait terbitkan aturan yang lebih jelas dan akurat untuk melindungi hak para ibu hamil yang dari mereka penerus bangsa ini dilahirkan.


Letter to
Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Jangan biarkan ibu hamil & bersalin hanya dijadikan obyek